Alreinamedia.com, Jakarta – Polda Sumatera Selatan menyatakan telah menetapkan 14 orang menjadi tersangka pengeroyokan anggota polisi Empat Lawang. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi seperti dikutip dari Antara, Kamis (1/8) mengatakan tersangka tersebut sudah diamankan.
Selain mengamankan tersangka, ia juga mengatakan polisi juga sudah berhasil mengendalikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Empat Lawang.
Puluhan warga menyerang anggota polisi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan Rabu (31/7) malam. Serangan tersebut membuat empat anggota polisi terluka.
Mereka terluka akibat senjata tajam dan api. Berdasarkan informasi dihimpun, penyerangan dilakukan oleh sekelompok warga yang emosi akibat adanya penahanan yang dilakukan Polsek Ulu Musi Polres Empat Lawang terhadap seorang pelaku pengancaman.
Saat hendak melakukan penangkapan Kanit Reskrim Polres Ulu Musi bersama dua anggotanya diserang oleh dua orang warga dengan menggunakan pisau.
Para anggota polisi yang terluka saat ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebing Tinggi Empat Lawang. Namun saat hendak dirawat di RS, puluhan massa mendatangi dan kembali menyerang anggota polisi tersebut.
Polisi memastikan kondisi di Empat Lawang aman dan dapat dikendalikan setelah penyerangan sekelompok orang terhadap empat anggota Polsek Ulu Musi. Untuk memastikan tak akan ada lagi penyerangan, Polres Empat Lawang berkoordinasi dengan polres-polres tetangga untuk mengerahkan bantuan pengamanan.
“Pengamanan diperketat, ada bantuan di Mapolres (Empat Lawang), dari polres-polres sekitar. Tapi saya pastikan sampai saat ini kondisinya aman dan masih terkendali,” tegas Kapolres Empat Lawang AKBP Eko saat dimintai konfirmasi, Kamis (1/8/2019).
Eko membeberkan pihaknya mendapat informasi adanya pergerakan massa sebanyak enam truk ke RSUD Tebing Tinggi. Namun Eko menuturkan warga tak perlu khawatir karena ratusan personel polisi sudah disiagakan.
“Informasi tadi memang ada pergerakan massa sekitar enam truk dari arah Ulu Musi. Massa ini mau menuju ke Tebing Tinggi,” ucap Eko.
Masih berdasarkan informasi, Eko menyebut massa diperkirakan hendak ke arah RSUD atau Mapolres Empat Lawang.
“Ini ada yang bawa kecepek (senjata api rakitan). Kami sudah imbau untuk tidak lagi digunakan. Karena kalau senjata itu masih digunakan, kami ambil tindakan tegas dan terukur (tembak),” tegas Eko.
Untuk diketahui, serangan sekelompok massa terjadi pada pukul 21.00 WIB di RSUD Tebing Tinggi, Empat Lawang. Massa disebut datang dari Ulu Musi yang tak terima ada warganya ditangkap terkait kasus pengancaman.
Akibat serangan tersebut, empat anggota Polsek Ulu Musi menderita luka tusuk dan luka tembak. Sementara itu, 16 pelaku telah diamankan karena menyerang polisi dan membawa senjata api hingga senjata tajam. (mb/detik/cnn indonesia)





