Bersama Pollux Habibie Vision, RSAB Akan Laksanakan Operasi Katarak

  • Whatsapp

Alreinamedia.com, Batam – Rumah Sakit Awal Bros Batam tak berapa lama lagi bakal melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak yang akan dilangsungkan pada Sabtu 19 Agustus 2017 mendatang.

Bakti Sosial itu merupakan kerjasama dengan Pollux Habibie Vision dan Klinik Mata dr. Hasri Ainun Habibie, Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), Pemko Batam dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam.

Read More

Saat ditemui, Spesialis Mata / Ophthalmologist, dr. Hafizah, SpM menerangkan, operasi katarak yang akan kita gelar nanti tidak dipungut biaya apapun, gratis untuk semua kalangan. Cukup mendaftarkan diri dengan persyaratan yaitu, membawa fotocopy KTP dan membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW setempat. Untuk pendaftaran peserta, RSAB sudah melangsungkan sejak tanggal 23 Mei sampai 16 Juli 2017 mendatang.

“Waktu masih panjang ya untuk pendaftaran. Nantinya juga kita akan Screening peserta terlebih dahulu,” ujar ujar dr. Hafizah diruang kerjanya, Selasa (4/7/2017).

Diterangkannya, untuk screening peserta (pemeriksaan awal pasien), akan dimulai dari 17 Juli sampai 3 Agustus 2017, pada pukul 12.00 Wib – 14.00 Wib setiap hari mulai dari Senin sampai dengan hari Sabtu.

“Nah, untuk operasi Katarak kali ini kami menargetkan peserta maksimal 500 pasien. Bakti sosial ini terbuka untuk umun mulai dari pulau-pulau kecil yang ada di Kepri dan Nasional umumnya, mudah-mudahan bisa tercapai,” tuturnya.

Selain itu, kata Hafizah, pada kegiatan nanti juga akan diberikan layanan kesehatan secara gratis sepertu cek kolestrol, gula, tensi, dan gangguan kesehatan lainnya.

“Kita dibantu dengan 30 Dokter Ahli Mata melalui Perdami Pusat yang akan mengakomodir pasien. Selain itu kita juga galang semangat dari program WHO Vision Tahun 2020 yakni bebas dari kebutaan. Mudah-mudahan kegiatan mendatang terselenggara dengan baik,” katanya.

Dijelaskan juga, Katarak adalah lensa yang terletak dibelakang kornea. Katarak dalam arti lain yaitu kekeruhan pada lensa mata. Pada penyakit ini, lensa mata terlihat putih saat di senter.

“Salah satu faktor penyebab umum ialah mata yang terkena paparan sinar ultraviolet yang berlebihan atau biasa disebut UV B yang berbahaya. Selain itu kencing manis, pengguna obat, perokok, hipertensi kronis,” Hafizah menjelaskan.

Berdasarkan iklim tropis di Indonesia, garis ultraviolet atau sinar matahari yang cukup tinggi, menyebabkan salah satu faktor, kebanyakan orang Indonesia terkena Katarak. Penyakit mata yang satu ini juga menyasar kepada anak-anak hingga dewasa.

“Dampaknya tentu pada gangguan penglihatan seperti membayang, kabur, bahkan menyebabkan kebutaan,” sebutnya.

Oleh karenanya, Hafizah menyarankan, untuk pencegahan bisa memulai dengan gaya hidup yang sehat seperti menghindari rokok, pola makan yang teratur, mengkonsumsi sayur dan buah yang mengandung vitamin A. Mengkonsumsi makanan yang bergizi, hiegenis. Terpenting, menjalankan pola hidup yang teratur.

“Katarak bukan penyakit tua, bayi pun bisa terkena katarak. Maka dengan ini, kebutaan katarak bisa di cegah dengan operasi, hidup sehat seperti yang disampaikan tadi,” katanya.

Ia berharap, kegiatan Bakti Sosial tersebut dapat tersampaikan terhadap masyarakat umum menjelang Operasi Katarakterselenggara.

“Jika nanti peserta melebihi target, tetap akan di akomodir, tentunya dengan mengikuti di kegiatan Bakti Sosial selanjutnya,” pungkas Hafizah.

Seperti diketahui, Pollux Habibie Vision dengan 10.000 mata adalah kegiatan operasi katarak secara gratis untuk masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan.

Operasi katarak dilakukan dengan teknik operasi katarak paling mutakhir, melalui metode operasi phacoemultifikasi, memanfaatkan getaran ultrasonic. Operasi yang sangat cepat, tanpa harus menjalani rawat inap. Metode itu juga tanpa memerlukan jahitan dan hanya memakan waktu operasi sekitar 20 sampai 30 menit. (Erwin)

Related posts

decorative islamic lamps banner with text space