Hingga 9 Oktober, Pelamar CPNS Capai 3,8 Juta Orang

  • Whatsapp

Metrobatam, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sudah ada 3.879.000 akun yang terdaftar sebagai pelamar CPNS 2018 hingga hari ini. Akun tersebut tercatat di situs web sscn.bkn.go.id per Selasa (9/10) pukul 00.00 WIB.

“Akun pelamar sampai saat ini itu sudah 3.879.000an. Untuk pagi ini saja sudah bertambah 42.000-an, dari 00.00 WIB sudah 42.000-an yang terbentuk baru,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan kepada detikFinance, Selasa (9/10).

Read More

Namun, dari total orang yang sudah membuat akun di sistem sscn, baru 2.500.000-an yang telah memilih instansi yang membuka lowongan CPNS 2018.

“Yang sudah memilih instansi totalnya 2.500.000an. Yang hari ini (Selasa) yang sudah milih instansi 55.000-an,” sebutnya.

Sementara jumlah pelamar yang sudah menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan baru ada 1.925.000 orang. Namun angkanya terus bertambah setiap hari.

“Kemudian yang sudah submit dokumen totalnya 1.925.000an. Hari ini saja yang sudah submit 58.506. Berarti benar benar lancar,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, BKN sendiri telah membuka pendaftaran online untuk peserta CPNS sejak 26 September 2018.

“Di surat Kepala BKN disebutkan bahwa tanggal 26 September paling cepat, atau seminggu setelah hari ini proses pendaftaran secara online dimulai,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Timur, Rabu (19/9).

Ditutup 15 Oktober

BKN mengingatkan masyarakat yang mau ikut rekrutmen CPNS tidak mendaftar jelang penutupan. Pendaftaran sendiri hanya dibuka sampai 15 Oktober 2018.

Ridwan mengatakan, jumlah pendaftar CPNS 3 hari jelang penutupan diprediksi bakal membludak. Sistem pendaftaran yang dibuka secara online itu bisa terganggu jika pelamar menumpuk di hari yang bersamaan itu.

“Saya sampaikan kepada teman teman jangan nunggu last minute karena siapa tahu nanti tanggal 13, 14, 15 itu justru akan banyak yang masuk, nanti sistemnya akan lebih terhambat lagi dan sebagainya,” ujarnya.

Dia mengimbau calon pelamar yang sudah menentukan instansi yang dituju agar segera melakukan proses pendaftaran dan menyerahkan seluruh dokumen persyaratan.

Ridwan menegaskan pendaftaran online tidak akan ada perpanjangan waktu. Pukul 23.59 WIB di 15 Oktober 2018, pendaftaran online resmi ditutup. Artinya calon pelamar tidak punya kesempatan lagi untuk mendaftar di hari berikutnya.

“Oh nggak ada perpanjangan. Jadi tidak ada lagi perpanjangan. (Hanya sampai tanggal 15 Oktober) iya,” tambahnya. (mb/detik)

  • Whatsapp

Related posts

decorative islamic lamps banner with text space