Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ikut Promosikan Kelapa Tujuh

  • Whatsapp

Alreinamedia. Batam. (11/3/19). Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0316 Batam di Kec. Galang. Ikut promosikan kelapa tujuh untuk meningkatkan parawisata lokal dan mancanegara.

Read More

Fenomena alam sering membuat orang takjub bahkan tak jarang sebagian orang mengaitkan fenomena tersebut dengan hal-hal klenik dan mistik.

Seperti yang terjadi di desa Belongkeng jalan Kelapa Tujuh kelurahan Rempong Cate Kecamatan Galang, sesuai dengan nama jalan, didesa tersebut tumbuh 6 batang pohon kelapa dari satu bibit, karena unik pohon kelapa tersebut dipagari beton dan warga setempat menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata.

Erina pemilik pohon kelapa bercerita, usia pohon tersebut sudah sangat tua, bahkan sebelum dia lahir pohon kelapa sudah tumbuh subur.

“Saya gak tau sudah berapa lama, yang jelas kata ayah saya semasa hidup, pohon tersebut usianya sama dengan saya 50 tahun,” Katanya, Kamis (7/3)

Dengan adanya pohon unik itu, banyak warga yang datang langsung menyaksikan, bahkan pengunjung selalu mengabadikan gambar dengan latar belakang pohon kelapa itu.

“Banyak sih, bahkan ada juga yang datang ambil buahnya yang sudah jatuh untuk dijadikan obat, ” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Abdurahman yang menjadi kepala kampung disitu, Abdurrahman bercerita, sejak awal tidak ada keanehan yang tampak dari kelapa itu, layaknya kelapa biasa sang pemilik Lakmani yang sudah meninggal menyemai kelapa dengan cara digantung, ketika melihat kelapa menumbuhkan 7 batang sekaligus sang pemilik langsung meletakkannya ditanah.

“Dulu ada tujuh, selama tujuh minggu tumbuh satu batang, dan ketika sudah besar ada hal unik yang terjadi, salah satu batang pucuknya memiliki 3 warna merah, kuning dan putih,” jelasnya.

Dia kembali menjelaskan, karena kejahilan tangan manusia akhirnya satu batang pohon itu mati, dan hingga kini hanya hidup dengan 6 batang pohon. Dari kejadian unik tersebut banyak yang datang untuk sekedar melihat, dan adapula yang sengaja datang untuk mencari-cari hal klenik.

“Dulu ada yang datang dari Jawa, katanya mau mencari ilmu, saya juga gak tau ilmu yang seperti apa yang dimaksud, karena warga disini melihatnya biasa saja,” ucapnya.

Anehnya bila orang datang untuk menyelipkan uang di pohon kelapa uang tersebut selalu hilang.
Dia juga menjelaskan, bahwa pengunjung kerap mengambil kelapa yang jatuh dari pohon, alasan pengunjung tak lain nantinya kelapa tersebut digunakan sebagai obat. Bahkan pohon kelapa tersbut kerap dijadikan pertapaan oleh pengunjung.

“Kepercayaan masyarakat kan beda-beda, tapi memang dulu ada yang berobat di pohon kelapa itu sembuh, cuma kita juga gak boleh terlalu percaya juga dengan hal-hal seperti itu, intinya kalau mau datang dengan niat positif silahkan saja jelas Agung dedi lazuardi. (Ramadan)

  • Whatsapp

Related posts

decorative islamic lamps banner with text space