-Beberapa jenis makanan dapat meningkatkan kadar kolesterol dan berdampak negatif pada kesehatan seseorang.
Banyak orang menganggap bahwa makanan yang menyebabkan kolesterol tinggi adalah daging merah yang berlemak, makanan yang digoreng, daging olahan, organ dalam hewan, es krim, dan mentega.
Meskipun demikian, terdapat lima makanan lainnya yang secara tidak sadar juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Lalu, apa saja lima makanan tersebut?
5 makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol
Dikutip dari EatingWell (22/9/2025),berikut ini lima jenis makanan yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol:
1. Makanan tinggi natrium
Ahli nutrisi Michelle Routhenstein menyatakan, makanan yang kaya akan sodium dapat memicu kenaikan kadar kolesterol.
“Meskipun Anda mungkin tidak secara langsung mempertimbangkan natrium berdampak pada kadar kolesterol, natrium bisa memengaruhi kesehatan jantung secara keseluruhan,” ujar Routhenstein.
Ia menyampaikan bahwa ketika seseorang mengonsumsi makanan yang kaya akan natrium, hal tersebut dapat merusak lapisan pembuluh darah.
Keadaan ini mempermudah kolesterol untuk masuk ke dinding pembuluh darah, yang seiring berjalannya waktu dapat menyebabkan penumpukan plak.
Selain itu, kadar natrium yang tinggi terdapat pada makanan beku, makanan instan, camilan olahan, serta kaldu kemasan.
2. Minyak tropis
Minyak kelapa dan minyak sawit, yang termasuk dalam kategori minyak nabati tropis, sering dijual sebagai pengganti mentega.
Menurut Routhenstein, minyak kelapa dan sawit mengandung lemak jenuh yang tinggi, sehingga mampu meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah.
Ia juga menyebutkan, granola dansnackenergi merupakan makanan yang mengandung minyak-minyak tersebut.
3. Kopi tanpa filter
Bermacam-macam jenis kopi yang tidak melalui proses penyaringan bisa menyebabkan kenaikan kadar kolesterol seseorang setelah mengonsumsinya.
Beberapa jenis kopi tanpa saringan meliputi espresso, kopi tubruk, dan kopi seduh.french press, kopi Nordik, dan kopi Turki.
Berdasarkan pendapat Routhenstein, kopi-kopi tersebut mengandung bahan kimia yang dikenal sebagai cafestol dan kahweol. Kedua senyawa ini berdampak pada peningkatan kadar kolesterol.
“Kafeol menghambat proses pembentukan asam empedu serta mampu menghambat reseptor hati, yang menyebabkan peningkatan produksi dan pengurangan pembuangan kolesterol,” katanya.
Sementara penggunaan saringan berfungsi untuk menangkap senyawa-senyawa tersebut, menjaga kesehatan jantung sekaligus mempertahankan rasa minuman yang enak.
4. Minyak samin
Mentega yang dikenal dengan nama ghee atau minyak samin sering dianggap sebagai versi yang lebih sehat dari mentega.
Namun, minyak kacang ini dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh seseorang.
Karena, ghee adalah jenis mentega yang telah diproses untuk menghilangkan air dan kandungan susu padat di dalamnya.
Ahli gizi Nisha Melvani mengatakan, keadaan ini selanjutnya akan menghasilkan produk kental yang kaya akan lemak jenuh.
Menurutnya, memakai ghee sebagai lemak masak utama bisa menyebabkan kenaikan kolesterol yang tidak terduga.
5. Karbohidrat olahan
Makanan olahan berupa kue kering, roti putih, kerupuk, dan sereal yang manis mampu meningkatkan kadar kolesterol.
Selain itu, berbagai jenis karbohidrat olahan diketahui menjadi pemicu kenaikan gula darah yang dapat menyebabkan diabetes.
Melvani mengatakan, karbohidrat olahan ini memiliki dampak meningkatkan kadar gula darah secara cepat.
Hal tersebut menyebabkan tubuh merespons dengan menghasilkan lebih banyak VLDL (partikel yang membawa lemak melalui aliran darah).
Seiring berjalannya waktu, partikel VLDL ini berubah menjadi kolesterol jahat atau bentuk yang lebih kecil dan padat yang dianggap lebih berbahaya terhadap jantung.
Penyakit akibat kolesterol tinggi
Seiring berjalannya waktu, kadar kolesterol yang tinggi dapat memicu penumpukan plak dalam pembuluh darah, kondisi ini dikenal sebagai aterosklerosis.
Jika keadaan tersebut tidak ditangani, maka plak dalam pembuluh darah akan semakin membesar hingga menghambat aliran darah.
Penyumbatan pada pembuluh darah selanjutnya memperbesar berbagai risiko gangguan kesehatan lainnya.
Dilansir dari ClevelandClinic,berikut ini adalah kondisi yang disebabkan oleh kolesterol yang tinggi:
- Nyeri dada
- Penyakit jantung koroner
- Serangan jantung
- Gagal jantung
- Stroke
- Kram kaki
- Hipertensi.

















