Berita

Akreditasi Unggul: Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

×

Akreditasi Unggul: Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Sebarkan artikel ini

Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Reputasi Akademik

Program Studi (Prodi) Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih status akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Pencapaian ini tidak hanya menegaskan konsistensi UIN Ar-Raniry dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, tetapi juga memperkuat posisi historis prodi ini sebagai pionir di kalangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

Penetapan akreditasi Unggul ini tertuang dalam Keputusan LAMSPAK Nomor 116/AK.03.05/2025, dengan perolehan nilai memuaskan sebesar 264. Status bergengsi ini berlaku efektif selama lima tahun, terhitung sejak 2 November 2025 hingga 2 November 2030, menandakan pengakuan resmi terhadap keunggulan program studi dalam berbagai aspek penilaian.

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg, menyambut baik capaian ini. Beliau menyatakan bahwa raihan akreditasi Unggul merupakan cerminan nyata dari komitmen berkelanjutan kampus dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi dan tata kelola akademik yang profesional.

“Ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh sivitas akademika UIN Ar-Raniry. Kami terus berupaya untuk memberikan pendidikan terbaik dan relevan bagi mahasiswa kami,” ujar Prof Mujiburrahman.

Capaian ini semakin membanggakan mengingat UIN Ar-Raniry kini memiliki 32 dari total 59 program studi yang telah terakreditasi Unggul. Angka ini menunjukkan dominasi dan kualitas institusi dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di berbagai bidang ilmu.

Peran Historis dan Komitmen Peningkatan Kualitas

Bagi Prodi Ilmu Perpustakaan, status akreditasi Unggul ini memiliki makna yang lebih dalam. UIN Ar-Raniry tercatat sebagai pelopor dan perintis pertama dalam pendirian Program Studi Ilmu Perpustakaan di lingkungan PTKIN se-Indonesia. Sejak awal pendiriannya, prodi ini dirancang secara strategis untuk menjawab kebutuhan mendesak akan pengembangan keilmuan di bidang perpustakaan dan informasi dalam konteks keislaman dan keindonesiaan.

Baca Juga :  JNE & Pelita Air: Bantuan Kemanusiaan Gratis ke Sumatera

“Sejak awal pendiriannya, Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan keilmuan perpustakaan dan informasi di PTKIN. Status akreditasi Unggul ini menegaskan peran historis sekaligus komitmen kami dalam menjaga standar mutu akademik,” jelas Prof Mujiburrahman.

Beliau menambahkan, akreditasi Unggul ini merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Pencapaian ini menjadi penguat komitmen institusi dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan, mendorong kegiatan penelitian yang inovatif, serta memberikan layanan akademik yang prima bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Syarifuddin MAg PhD, menilai raihan akreditasi Unggul ini sebagai sebuah tonggak penting yang akan semakin memperkuat mutu akademik di lingkungan fakultas yang dipimpinnya.

“Status Unggul ini menunjukkan bahwa kurikulum yang kami susun, sumber daya manusia yang kami miliki, serta tata kelola program studi telah berjalan dengan sangat baik dan memenuhi standar tertinggi. Ke depan, kami akan terus mendorong berbagai inovasi pembelajaran dan terus berupaya meningkatkan daya saing lulusan agar mampu berkontribusi optimal di dunia kerja,” ungkap Syarifuddin.

Proses Asesmen Lapangan yang Ketat

Proses panjang menuju akreditasi Unggul ini melibatkan serangkaian tahapan yang ketat, termasuk asesmen lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 15 November 2025 di Banda Aceh. Tim asesor yang ditugaskan untuk melakukan evaluasi mendalam terdiri dari para pakar terkemuka di bidangnya.

Baca Juga :  Pembangunan Pompa Air Dapat Apresiasi, Wako Batam Bangun Energi Kolektif Bereskan Banjir dan Sampah

Adapun tim asesor tersebut adalah:
* Prof Dr Ilyas Supena MAg dari UIN Walisongo Semarang.
* Denik Iswardani Witarti SIP MSi PhD dari Universitas Budi Luhur Jakarta.

Kedua asesor tersebut melakukan tinjauan komprehensif terhadap berbagai aspek operasional dan akademik program studi, mulai dari kurikulum, proses belajar mengajar, kualifikasi dosen, fasilitas, hingga manajemen dan tata kelola.

Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin MLIS, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses reakreditasi ini. Dukungan dari pimpinan universitas, dosen, staf administrasi, alumni, dan bahkan pengguna lulusan menjadi faktor krusial dalam keberhasilan ini.

“Capaian ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan akademik kami. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk terus mengembangkan keilmuan di bidang perpustakaan dan informasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah,” ujar Mukhtaruddin.

Dengan diraihnya akreditasi Unggul ini, Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu program studi rujukan terkemuka di Indonesia, khususnya di bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Reputasi ini sangat relevan dan penting, tidak hanya untuk wilayah Aceh, tetapi juga untuk seluruh Sumatera, dalam mencetak para profesional perpustakaan yang kompeten dan berintegritas.