cuaca

Ancaman Cuaca Ekstrem Kalteng Seminggu ke Depan

×

Ancaman Cuaca Ekstrem Kalteng Seminggu ke Depan

Sebarkan artikel ini

Kalimantan Tengah Hadapi Puncak Musim Hujan Awal 2026, BMKG Ingatkan Potensi Bencana

Memasuki awal tahun 2026, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) masih berada dalam cengkeraman musim hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan sebagian besar wilayah di provinsi ini akan terus diguyur hujan. Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Chandra, mengungkapkan bahwa seluruh kabupaten dan kota di Kalteng diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode 4 hingga 10 Januari 2026.

“Hujan yang turun ini berpotensi disertai dengan petir, kilat, serta angin kencang di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah,” jelas Chandra pada Minggu, 4 Januari 2026. Musim hujan yang sedang berlangsung ini diperkirakan akan terus berlanjut sepanjang bulan Januari 2026. Namun, Chandra menambahkan bahwa hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kapan tepatnya musim hujan di Kalteng akan berakhir. “Terkait kapan berakhirnya musim hujan, kami akan menyampaikan informasi terbaru apabila ada rilis resmi mengenai awal musim kemarau tahun 2026,” ungkapnya.

Mengingat musim hujan yang masih aktif, Chandra secara tegas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan oleh curah hujan tinggi. “Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” tegasnya.

Baca Juga :  Kabar Buruk Striker Persib: Ancaman Absen Lawan Malut United?

Tingginya kejadian bencana akibat cuaca ekstrem di Kalteng pada tahun 2025 menjadi catatan penting. Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pencegahan Kebakaran (BPB-PK) Kalimantan Tengah, tercatat sebanyak 50 kejadian bencana akibat cuaca ekstrem. Selain itu, banjir dilaporkan terjadi sebanyak 76 kali, dan tanah longsor sebanyak 13 kali sepanjang tahun 2025. Angka-angka ini menunjukkan kerentanan wilayah Kalteng terhadap dampak cuaca ekstrem.

Meskipun demikian, Chandra menyatakan bahwa dampak bencana yang disebabkan oleh curah hujan tinggi masih dapat diminimalisir. Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama. Masyarakat kembali diimbau untuk senantiasa memantau intensitas hujan yang turun dan potensi bencana yang menyertainya.

Imbauan dan Layanan Informasi BMKG

Untuk menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini, BMKG Palangka Raya menyediakan layanan informasi cuaca selama 24 jam penuh. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat terus memperbarui informasi terkait perkembangan cuaca terkini di wilayah mereka.

“Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Palangka Raya membuka layanan informasi 24 jam,” tandas Chandra.

Baca Juga :  Ramalan Cuaca 12 November 2025: Panas Mengganggu Kesehatan

Langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil oleh masyarakat meliputi:

  • Memantau Peringatan Dini: Selalu perhatikan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, baik melalui media sosial, radio, televisi, maupun aplikasi resmi BMKG.
  • Membersihkan Saluran Air: Pastikan saluran air di sekitar rumah dan lingkungan bersih dari sampah agar aliran air lancar dan mengurangi risiko genangan.
  • Memangkas Dahan Pohon: Pohon yang rindang atau memiliki dahan yang rapuh di dekat rumah atau jalan dapat berisiko tumbang saat angin kencang. Lakukan pemangkasan secara berkala.
  • Menyiapkan Perlengkapan Darurat: Siapkan tas siaga bencana yang berisi perlengkapan penting seperti obat-obatan, senter, baterai, makanan ringan, dan dokumen penting.
  • Menghindari Area Rawan Bencana: Jika Anda tinggal di daerah yang rawan banjir atau longsor, selalu waspada dan siap untuk mengungsi jika situasi memburuk.

Peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Dengan informasi yang akurat dan tindakan pencegahan yang tepat, diharapkan dampak buruk dari musim hujan ini dapat diminimalisir, menjaga keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga Kalimantan Tengah. BMKG terus berkomitmen untuk memberikan informasi yang reliabel demi keselamatan bersama.