
Alreinamedia. Batam. (4/4 /19). Asosiasi Pelaku Usaha Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Kepri Justitia Primadona, mengatakan bahwa salah satu rangkaian kegiatan ASPPI yakni Table Top. Table Top sendiri yang gunanya mengangkat deninasi Pariwisata yang ada di Kepri.
“Contohnya paket wisata yang ada di Bintan, Tanjungpinang, Anambas, Lingga, Natuna dan Batam.Tujuan acara kita hari ini untuk mengangkat pariwisata yang ada di Kepri, “ujar Dona, Kamis (4/4/2019).
Dona, juga menjelaskan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Seller dan Buyyer. Seller di dominasi dari lokal, seperti Hotel, transportasi dan Restorant yang ada di Batam. “Maksud kegiatan kita ini, mempromosikan potensi yang ada disini, memperkenalkan kepada Buyyer yang datang dari luar Batam, Singapura , Malaysia, Vietnam, “Kata Dona.
Lanjut Dona, para buyyer tersebut pihaknya undang untuk hadir dalam kegiatan tersebut, untuk lebih jelas mengetahui potensi yang ada di Kepri. Dengan kegiatan ini, Dona, berharap dapat meningkatkan jumlah kunjungan Wisata Mancanegara (Wisman) ke Kepri, terkait target ASPPI akan mengejar target dari pemerintah dan pemerintah pun mensupport acara tersebut.
“Dinas Pariwisata Lingga tadi malam membuat acara tradisional Lingga, jadi memperkenalkan memperkenalkan pariwisata Lingga juga, “tutur Dona. Selain Lingga, Dona, menambahkan dari Anambas juga hadir untuk memperkenalkan pariwisata di Anambas, untuk jumlah peserta dari Buyyer 120 orang kalau Seller berjumlah 59 orang.

Dalam kegiatan ini juga di bagi 2 sesi, sesi pertama Buyyer dari luar Batam, untuk Sesi ke dua dari Buyyer Batam. Dalam kegiatan tersebut, Kementerian juga mendukung dan memonitor semua kegiatan yang diadakan tersebut dari pertama hingga terakhir, Selasa – Kamis, 2-4 April, 2019.
Tambah Dona, bahwa selama ini hanya di ASPPI yang mengerti semua kegiatan seperti ini, sementara untuk pemerintah seperti Tanjungpinang, Tanjung Balai belum mengerti tentang kegiatan ini.
Lanjut Dona, pada bulan November 2018 kemarin sudah di Sosialisasikan kegiatan ini kepada pemerintah, akan tetapi hanya Kabupaten Lingga dan Kabupaten Anambas yang baru respon.
Sementara itu, Ketua DPP ASPPI, Djohari Somad, mengatakan bahwa acara ini merupakan senjata pamungkas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mencapai 20 juta wisatawan yang di didatangkan dari berbagai negara baik itu dari Eropa, Amerika dan lainnya hasilnya tetap baik.
“Namun untuk mencapai 20 juta wisatawan belum, makanya Kemenpar sangat mendukung acara ASPPI ini, “kata Djohari.
Djohari, menambahkan bahwa Kemenpar memilih ASPPI, karena ASPPI sudah ada di 25 Provinsi se Indonesia, dan paling di dukung ASPPI memiliki Triangle Tourism Travelmart merupakan senjata pamungkas mendatangkan 20 juta wisatawan.
Harapan Djohari, Kemenpar mendukung mendatangkan buyyer dari Singapura, Malaysia, Vietnam dalam acara ini. Dengan begitu segala program yang di lakukan ASPPI jauh lebih baik dari waktu ke waktu sehingga mendapatkan potensi bagi wisatawan secara berlanjut. (Ramadan)
















