Sebanyak 41.212 Warga Bengkulu Harus Rekam Ulang Data E-KTP Ini Penyebabnya

  • Whatsapp

Bengkulu – Sebanyak 41.212 warga Bengkulu, terpaksa harus rekam ulang data KTP elektronik (e-KTP) di kantor kecamatan setempat, karena data rekam sebelumnya tidak masuk dalam basis data (data base) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ada 41.212 warga Bengkulu, harus rekam ulang data e-KTP, karena data mereka ketika merekam sebelumnya tidak tercatat di data base Kemdagri. Warga yang harus rekam ulang data e-KTP tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu,” kata Kepala Dukcapil Bengkulu, M Ikhwan, di Bengkulu, Rabu (8/11).

Read More

Ia mengatakan, jika warga tersebut tidak melakukan rekam ulang data e-KTP di kantor kecamatan setempat, tidak akan mendapatkan e-KTP. Karena itu, Dukcapil Bengkulu mengharapkan mereka melakukan rekam data ulang dalam waktu dekat.

“Bagi warga yang sudah melakukan rekam ulang di kantor kecamatan setempat, dan langsung cek ke kantor Dukcapil setempat, dan jika datanya masuk maka e-KTP langsung dicetak,” ujarnya.

Adapun rincian warga yang harus merekam data ulang e-KTP di setiap kabupaten dan kota di Bengkulu, yakni Kota Bengkulu sebanyak 5.899 jiwa, Bengkulu Selatan 3.547 jiwa, Rejang Lebong 2.678 jiwa, dan Bengkulu Utara sebanyak 14.941 jiwa.

Selanjutnya Kabupaten Kaur sebanyak 1.267 orang, Seluma 7.241 jiwa, Mukomuko 2.565 jiwa, Lebong 763 jiwa, Kepahiang sebanyak 650 orang dan Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 1.662 orang.

“Warga yang sudah merekam e-KTP sebelumnya di kantor kecamatan setempat, tapi tidak masuk dalam data base ke Mendagri, karena server rusak, maka diharapkan segera melakukan rekam ulang di kantor camat setempat, sehingga KTP-nya bisa dikeluarkan Dukcapil setempat,” ujarnya.

Dijelaskan, hingga November 2017, sudah mendapat e-KTP sebanyak 1.222.590 jiwa dari wajib KTP sebanyak 1.400.736 jiwa. Sedangkan warga yang sudah rekam e-KTP tercatat sebanyak 1.268.028 jiwa.

Dengan demikian, masih ada ratusan ribu lagi warga Bengkulu, yang belum melakukan rekam data e-KTP di kantor kecamatan setempat.

“Kami mengimbau mereka segera melakukan rekam e-KTP di kantor kecamatan atau Dukcapil setempat, sehingga program e-KTP di Bengkulu, dapat dituntaskan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Selain itu, bagi warga yang sudah merekam data e-KTP segera mendatangi kantor Dukcapil daerah masing-masing untuk mencetak e-KTP. Sebab, blangko e-KTP sudah tersedia cukup banyak di kantor Dukcapil setempat.

Bahkan, awal November Dukcapil Provinsi Bengkulu, kembali mendistribusikan sebanyak 6.000 keping blangko e-KTP ke Kabupaten Lebong dan Bengkulu Selatan. Sedangkan sisa blangko yang lama masih sebanyak 13.561 keping.

“Blangko kosong e-KTP sebanyak ini, tersebar di sejumlah kantor Dukcapil kabupaten dan kota di Bengkulu. Saya berharap masyarakat yang sudah melakukan perekaman data e-KTP segera mendatangi kantor Dukcapil untuk mencetak e-KTP,” ujarnya

Berita ini Terbit di BeritaSatu.com dengan judul : 41.212 Warga Bengkulu Harus Rekam Ulang Data E-KTP

Sumber : BeritaSatu.com

Related posts