Andi Arief: Jangan Banyak Berharap Rupiah Menguat Dengan Cara Mengumpat Ratna

  • Whatsapp

JAKARTA – Terungkapnya kebohongan aktivis Ratna Sarumpaet soal penganiayaan dirinya telah menjadi topik hangat yang diperbincangkan publik saat ini.

Pro dan kontra pun mewarnai laman media sosial di Tanah Air, kebanyakan warganet menghujat tindakan Ratna.

Read More

Tak sampai disitu pihak oposisi pun mendapat komentar negatif karena telah terlanjur pasang badan membela Ratna tanpa menyeldiki dulu kebenaran dari cerita bohong karangan Ratna.

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief berpendapat, tak ada gunanya terus menghujat Ratna dan oposisi, menurutnya hal itu tidak akan bisa menguatkan nilai tukar rupiah.

“Jangan banyak berharap rupiah menguat dengan cara mengumpat @RatnaSpaet dan koalisi adil makmur,” sindir Andi lewat akun twitternya, Kamis (4/10/2018).

Diketahui, nilai tukar rupiah terus tertekan pada perdagangan hari ini, Kamis, 4 Oktober 2018. Bahkan, nilai tukar rupiah sentuh posisi 15.100 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup di zona merah, melemah 0,69 persen atau 104 poin ke level Rp 15.179 per dolar AS setelah bergerak pada kisaran Rp 15.120-Rp 15.192.

Mata uang Garuda sebelumnya dibuka dengan pelemahan 45 poin atau 0,30 persen di level Rp15.120 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan Rabu, 3 Oktober 2018, rupiah berakhir melemah 32 poin atau 0,21 persen di posisi Rp 15.075 per dolar AS.

Related posts