Hoaks Lagi! Jangan Percaya Jika Ada Yang Menyebut Video Ini Tsunami Palu

  • Whatsapp

JAKARTA – Sebuah video menunjukkan mayat-mayat bergelimpangan di bibir pantai, namun ini bukanlah kejadian tsunami di Palu Sulawesi Tengah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menegaskan, jika ada yang menyebut video tersebut peristiwa tsunami Palu adalah hoaks.

Read More

“Ini bukan tsunami di Palu tetapi kejadian di luar negeri. Kondisi laut, pantai, korban dan petugas menunjukkan bukan terjadi di Palu atau Indonesia. Abaikan jika anda menerimanya (video),” ujar Sutopo dikutip dari akun twitternya, Kamis (18/10/2018).

Dari penelusuran, alreinamedia.com menemukan bahwa peristiwa dalam video yang juga viral di sejumlah sosial media itu bukan terjadi di Palu Indonesia.

Mengutip euronews, mayat-mayat itu adalah imigran gelap yang terdampar di pantai Libya barat Zawiya pada Agustus 2014 lalu.

Mereka diyakini kebanyakan berasal dari negara-negara sub-Sahara Afrika. Diduga berasal dari kapal karam saat melewati laut Mediteranian.

Ribuan migran itu telah memadati kapal reyot dan sudah rusak dalam upaya untuk mencapai pantai Italia.

Libya adalah titik keberangkatan utama bagi para migran yang berharap bisa melarikan diri dari perang, kemiskinan dan penindasan untuk mencapai Eropa melalui laut.

Berikut videonya.

 

Erick Ginting

Related posts