Mahasiswa Minta KPU Independen dalam Pileg dan Pilpres

  • Whatsapp

Alreinamedia. Batam. (7/2/19). Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendatangi kantor KPU Batam di Sekupang, Kamis (7/2).

Read More

Maksud dan tujuan kedatangan mereka untuk menyampaikan segala isu sara yang dapat memicu perpecahan di Pilpres dan Pileg pada bulan April, 2019 yang sudah tidak lama lagi.

M. Fuad dan Ahmad Muttaqin dalam orasinya meminta pihak instansi yang terkait dalam penyelenggarakan dan pengawasan Pemilu agar bertindak secara independen.

Mereka juga meminta Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan KPU, Bawaslu menindak tegas pelaku pelanggaran bila di temukan.

Sebagai mahasiswa mendukung Pemilu damai dan adil sejahtera bebas rahasia dan dapat mencerdaskan masyarakat.

Dalam orasi lanjutan PMII berpesan kepada elit politik agar tidak melakukan politik hitam dengan menyebar isu sara dan hoaxs agar terselenggaranya Pemilu damai, jujur dan adil.

Masyarakat Kepri wajib memilih pemimpin legislatif yudikatif dan eksekutif karena masa depan Indonesia di tangan kita semua.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Batam Syamsul Huda menyebutkan bahwa KPU kota Batam akan melaksanakan Pemilu ini sesuai dengan ketentuan yang di amanatkan oleh undang-undang.

“Dalam melaksanakan Pemilu tersebut ada tiga unsur yaitu DKPP. Bawaslu dan KPU. Kalau ada, pelanggaran dari KPU silahkan ke tingkat KPPS kami terbuka, tidak ada yang ditutupi,” ucapnya.

Seusai itu, kalangan dari mahasiswa mendapatkan cindra mata dari KPU atas telah mendukung Pemilu damai dan adil sejahtera.

Dalam aksinya tersebut dijaga ketat oleh aparat keamanan dari Polsek dan Polresta Barelang yang dipimpin langsung Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fharoji.

Selanjutnya untuk pengawalan dalam aksi damai tersebut di turunkan lebih kurang 20 personil gabungan yang dikerahkan, dari Polresta Barelang dan Polsek Sekupang. Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap KPU untuk menjalankan fungsi dan tugasnya. (Ramadan)

Related posts