Terjadinya Pemadaman Listrik Ini Penjelasanya PLN Batam

  • Whatsapp

Alreinamedia. Batam. (14/4/19). Corporate Sacratary Bright PLN Batam., Deni Hendri Wijaya dan GM Bright Generator dan Transmission Business Unit Muhammad Nasir dan sejumlah staff Humas PLN Batam, mengajak Media melihat kebeberapa pembangkit listrik di Batam. Jum’at (12/4). Terkait masalah pemadaman akhir – akhir ini.

Read More

Selanjutnya manajemen PLN Batam mengajak Media untuk Tour Show ke sejumlah pembangkit Listrik PLN Batam untuk mengetahui penyebabnya, awal perjalanan kunjungan pertama ke lokasi pembangkit listrik PLTU TJK Power di jalan Patimura, Tanjung Kasam, Punggur, Batam.

Direktur PT TJK Power, Made Swardana, menyampaikan bahwa operasional pembangkit PLTU TJK Power selama beroperasi dari tahun 2006 hingga saat ini belum pernah mengalami masalah, yang mensuplay listrik di Kota Batam dan Bintan, hanya mampu mensuplay 120 MWh.

Menurut Made, pada bulan Januari 2019 lalu, PLTU TJK Power mampu mensuplay lebih dari target yang ditetapkan PLN Batam. PLTU TJK Power bisa mensuplay diatas rata – rata 131.01 MWh per hari atau sekitar 78.339 MWh, perbulan Januari lalu.

Untuk pasokan listrik dari PLTU TJK Power tidak ada kendala, karena stok batu bara tersedia 9 hari kedepan ditambah lagi batu bara yang masih stanbai 2 tongkang yang menunggu pembongkaran (Made). Agar tetap berproduksi PLTU TJK Power membutuhkan batu bara setiap hari sebanyak 12.000 ton.

Selanjutnya perjalanan kedua ke PT. MEB PLTU Panaran, Benediktus Lilik Arie Susetyo Manager Operasi PT. MEB (PLTU Panaran), menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi akhir – akhir ini disebabkan salah satu mesin generator dan tubin di PLTU Panaran mengalami kerusakan serius sehingga menyebabkan suply listrik mengalami down hingga mencapai 40 MWh. Yang seharusnya apabila mesin generator normal, PLTU Panaran memosok listrik sekitar 160 MWh atau 27 % dari kebutuhan Listrik di Batam dan Bintan jelasnya.

Dia juga mengatakan untuk mengantisipasi penurunan daya akibat kerusakan pada mesin generator di PLTU Panaran pihaknya telah mengambil langkah seperti menghidupkan mesin cadangan yang mampu mensuplay listrik sebesar 19 MWh,bahkan PLTU Panaran juga telah memesan sparepart untuk mengantikan sparepart yang rusak.

Dipastikan barang sparepart yang telah di order tersebut bisa tiba di Batam tanggal 21 April, 2019, maka pada tanggal 24 April, mesin tersebut akan bisa beroperasi, dan dipasokan listrik dari PLTU Panaran bisa normal Kembali tampa ada hambatan.

Di akhir perjalanan Media dan para tim tour Show berkesempatan diajak untuk melihat pembangkit Listrik Bright Generator dan Transmission Business Unit di Sukajadi, sebagai central dan control arus di Batam. Dengan demikian segala bentuk pemadaman yang di lakukan PLN Batam masyarakat dapat memaklumi dan memahami. (Ramadan)

Related posts