Baby Lobster Senilai 12,3 M Dilepas Liarkan di Pulau Abang

  • Whatsapp

Alreinamedia. Batam — (14/9/2019). Pelepas liaran baby lobster sebanyak 81.000 ekor dilakukan oleh Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Batam senilai Rp. 12,3 milyar merupakan salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat, bertempat Pulau Abang, Kecamatan Galang Provinsi Kepulauan Riau, Jum’at (13/9 /2019) sore.

Read More

Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Batam Anak Agung Gede Eka Susila, menjelaskan dalam kegiatan pelepas liaran baby lobster kali ini adalah merupakan tindak lanjut dari penegahan dan penindakan yang dilakukan oleh Tim F1QR Lanal Batam TNI AL setelah di lakukan pres rilis yang dilakukan di Mako Lanal Batam, selanjutnya di lakukan pelepas liaran baby lobster sesuai dengan Permen No 56, bahwasanya kita diharapkan untuk tidak melakukan penangkapan lobster ukuran 200 gram.

Lanjut Agung ketika kita mendapati baby lobster tindakan yang dilakukan oleh BKIPM Batam dan seluruh Indonesia bahwasanya kita akan melakukan pelepas liaran.

Dan tentuya dalam pelepas liaran baby lobster dapat memberikan edukasi pada masayarakat bahwasanya penting bagi kita untuk menjaga ekosistem perairan, sumber daya ikan, sehingga lobster khususya bisa lestari.

Ini dilakukan tidak lepas berkat sinergitas kita antara penegak hukum TNI Angkatan Laut dan KKP, kemudian BKIPM dan PSDKP Pangkalan Batam tutur Agung.

Dengan demikian rangkaian pelepas liaran baby lobster yang di lakukan dengan harapan dapat menjaga ekosistem perairan yang di tentukan untuk pelepas liaran adalah wilayah konservasi yang telah di tentukan, yaitu perairan Pulau Abang.

Pelepas liaran baby lobster yang di lakukan di Batam sudah kali yang ketiga dengan tempat yang berbeda namun berdekatan pulau saja jelas Agung. Selanjutnya apresiasi Agung terhadap Angkatan Laut dalam hal ini Tim F1QR Lanal Batam Lantamal IV Tanjungpinang atas segala dedikasi dalam hal penegakan, dan penindakan yang dilakukan.

Di tempat yang sama Pasintel Lanal Batam Mayor Laut (E) Irawan Prasetyo, S.T. menghimbau pada masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan laut khususnya Kepri. Penangkapan dan penindakan baby lobster yang dilakukan Tim F1QR Lanal Batam sudah kali ke empat,
sehingga kedepanya tidak ada lagi kejahatan yang merugikan negara Indonesia tutupnya.

Hadir dalam kegiatan pelepas liaran baby lobster di antaranya Kepala BKIPM Batam dan staf, Pasintel Lanal Batam Mayor Laut (E) Irawan Prasetyo, S.T.
Kasi Sarpras PSDKP Batam Martin Luhulima. (Ramadan)

  • Whatsapp

Related posts