Peresmian Pasar TPID Kota Batam Binaan Dinas Prindustrian Dan Perdagangan Kota Batam

  • Whatsapp

Alreinamedia. Batam – Walikota Batam Muhammad Rudi, S.E, M.M, meresmikan pasar TPID (Tim Pengendali Implasi Daerah) Kota Batam. Binaan Dinas Prindustrian Dan Perdagangan Kota Batam, bertempat komplek ruko Grand Niaga Mas, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Sabtu (21/9/2019) pagi.

Read More

Candini Mustika Dewi Sekretaris Dirjen Perlindungan Konsumen Dan Niaga Kemendag, menjelaskan dalam kegiatan peresmian pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) Kota Batam, harus dapat melengkapi pasilitas pasar, seperti klinik kesehatan, kemudian tempat untuk melakukan aktivitas kegiatan mempromosikan pasar itu sendiri kepada pembeli, kemudian pasilitas air yang di gunakan untuk kuliner harus bebas dari bakteri.

Selanjutnya ada pembagian barang, seperti penjualan daging, ikan dan bahan kering harus dilakukan pemisah guna meningkatkan kualitas kebersihan pasar.

Untuk penjualan barang yang mempunyai SNI baru terpantau hanya 20% saja, selanjutnya untuk melakukan perevikasi tentunya harus di lakukan secara maksimal jelas Candini.

Harapannya pasar ini menjadi pasar yang sehat dan mempunyai SNI secara maksimal sehingga kesannya dari yang kumuh menjadi pasar moderen.

Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi, Prof,
DR, Diah Natalisa, MBA,

menyampaikan di tempat yang sama bahwa pasar yang baru TPID kota Batam ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Dengan demikian pemerintah harus dapat berkaborasi dengan swasta untuk membahagiakan rakyat.

Diah juga sangat mengapresiasi kerja pemerintah Kota Batam, yang peduli terhadap masyarakat tentang kebutuhan bahan pokok dapat stabil, sehingga masyarakat dapat membeli bahan pokok di pasar dengan harga yang murah. Diah berharap pasar TPID kota Batam kedepanya bisa selalu berinovasi, sehingga masyarakat selalu percaya kepada Pemerintah tegasnya.

Arianto Ketua Distributor kota Batam sangat mendukung atas peresmian pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Batam, binaan Dinas Prindustrian Dan Perdagangan Kota Batam yang baru di resmikan oleh Walikota Batam Muhammad Rudi S.E, M.M, beliau sangat yakin program ini bisa berjalan dengan baik karena hubungan distributor kota Batam yang ada sekitar 60 distributor dapat mendukung program Walikota, melalui Disprindak kota Batam.

Arianto juga mendukung mengenai harga dasar yang di jual oleh pedagang yang harga barang telah di subsidi oleh pemerintah, maka kita jelas Arianto bisa mendukung harga yang telah di terapkan tersebut oleh pedang. Kita juga tidak mau tergangguya dengan harga-harga di pasar lainya, dengan alasan karena distributor yang ada bukan hanya menjual di pasar TPID saja namun sekota Batam ungkapnya.

Upaya untuk kesamaan harga di Batam dari distributor kota Batam sangat optimis bisa kita lakukan karena Walikota Batam jelasnya sangat komitmen pada distributor yang baru di lantik ini. Karena tidak ada alasan kita tidak siap ungkap Arianto.

Sebagai kontrol yang di lakukan oleh distributor Kota Batam bagi konsumen tidak kita layani pembelian dalam partai besar. Kita mau barang-barang yang di jual tersebut sampai pada masayarakat. Justru itu kita akan membantu program pemerintah ini dengan tujuan yang sama untuk mensejahtrakan masyarakat agar bahan pokok dapat di beli dengan harga yang terjangkau.

Turut hadir dalam acara peresmian pasar TPID di antaranya, Deputi Bidang Pelayan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Sekretaris Dirjen Perlindungan Konsumen Dan Niaga Kemendag,Walikota Batam, Wawako, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Ahmad Daud Harahap, Ketua TP PKK Kota Batam Marlin Agustina Rudi, Kadis Disprindak kota Batam, Kadis UKM, dan lainya. (Ramadan)

  • Whatsapp

Related posts