Tim Satgasgab F1QR Koarmada I Berhasil Menggagalkan Kembali Penyelundupan 20 Box Baby Lobster

  • Whatsapp

Alreinamedia. Batam — Tim Satgasgab F1QR Koarmada I yang terdiri dari Guskamla Koarmada I, Lantamal IV dan Lanal Batam, telah
berhasil menggagalkan kembali penyeludupan baby lobster dari Batam ke Singapura dengan menggunakan Sped boat.
Hal ini disampaikan oleh Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E. M.A.P, saat memberi keterangan pers di Lanal Batam, Sabtu (5/10/2019) sore.

Read More

Dari hasil pengejaran oleh Tim Satgasgab F1QR terhadap
Speedboat bermesin 200 PK X 2 tersebut diperoleh barang bukti berupa 20 box styrofoam coolbox berisi baby lobster.

Berawal dari adanya informasi dilapangan yang diperoleh
Tim, selanjutnya Tim Satgasgab F1QR bergerak menuju sasaran
dan segera melakukan penyekatan dengan membagi sektor yang diindikasikan sebagai jalur penyelundupan baby lobster.

Pengejaran dilakukan pada saat terlihat secara visual
sebuah speed boat yang diperkirakan bermesin 200 PK x 2 berkecepatan tinggi dari arah Pulau Pasai ke arah Pulau Teluk Bakau.

Selanjutnya tim Satgasgab F1GR melaksanakan
pengejaran dengan menggunakan Speed boat, namun Tim Satgasgab F1QR tidak berhasil melaksanakan penangkapan, sehingga speed boat tanpa nama bermesin 200 PK x 2 tersebut berhasil lolos dari pengejaran Tim Satgasgab F1QR.

Sekitar pukul 12.30. Wib,.
Tim Satgasgab F1QR
melaksanakan penyisiran di perairan Selat Kelelawar sampai ke Perairan Pulau Tumbar dan berhasil menemukan 14 box
styrofoam yang berisi baby lobster dalam keadaan utuh dan 6 box styrofoam dalam kondisi pecah.

Selanjutnya Tim Satgasgab F1QR Koarmada I
mengamankan 20 box styrofoam coolbox berisi baby lobster kemudian membawa ke Lanal Batam guna dilakukan proses lebih
lanjut.

Dalam hal ini Lanal Batam segera berkoordinasi dengan
pihak Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) untuk dilaksanakan pencacahan baby lobster, bertempat di stasiun
BKIPM Kota Batam.

Hasil rincian dari pencacahan baby lobster
di Stasiun BKIPM sebagai berikut, jumlah total baby lobster sebanyak 20 box styrofoam, yaitu 14
box dalam kondisi utuh dan 6 box dalam kondisi rusak.

Dengan rincian, sebagai berikut :
a. Jenis baby lobster :
1. Jenis Pasir sebanyak 13 box = 73.630 ekor.

2. Jenis Mutiara sebanyak 1 box = 1.703 ekor.
3. Total keseluruhan berjumlah 14 box = 75.353 ekor.
b. Estimasi jumlah baby lobster yang di selamatkan :
1. Jenis Pasir sebanyak 13 (tiga belas) box = 345 kantong
= 74.064 ekor x 150.000,-/ekor = Rp 11.109.600.000,-

2. Jenis Mutiara 1 (satu) box = 17 kantong = 1.703 ekor x
200.000,- = Rp 340.600.000,-
3. Jumlah Total = 75.767 ekor dengan nilai total =
Rp.11.450.200.000,-.

Turut serta dalam konferensi pers di antaranya Danlantamal IV, Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E. M.A.P. Danguskamla Armada I, Danlanal Batam, Asintel Danlantamal IV, Kepala BKIPM Batam. (Ramadan)

  • Whatsapp

Related posts