Berita

Bupati Bintan Belajar Takesi Kota Bogor

×

Bupati Bintan Belajar Takesi Kota Bogor

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Bupati bersama Sekda Bintan menerima secara simbolis pernak-pernik dalam kegiatan Takesi di Kota Bogor tadi malam.

Alreinamedia.com – Bintan, Bupati Bintan, Roby Kurniawan, S.P.W.K tak main-main dalam hal pengelolaan sampah sebagai salah satu tantangan nyata yang dihadapi setiap daerah. Bintan sendiri memiliki program unggulan yang disebut Sampah Menjadi Berkah.

Program ini yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan dengan konsep memilih serta memilah setiap sampah untuk dikelola secara maksimal. Tak sekedar menyusun konsep, Roby bahkan tak segan belajar dan menyerap inspirasi dari daerah lain untuk mengembangkan pola pengelolaan sampah yang lebih baik, berkelanjutan dan partisipatif.

Menurutnya, Pemda tengah berupaya mengimplementasikan program Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang berbasis pada prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) melalui Model Raya (MR).

” Kami datang ke sini sebagai bagian dari komitmen kami untuk terus belajar dan mencari inspirasi, ” Ujar Roby saat berkunjung ke Taman Kreasi Olah Sampah Terintegrasi (Takesi) Bogor semalam.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Danrem 02/PT Disambut Bupati Asahan

Model Raya (MR) yang dimaksud adalah pendekatan pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

Harapannya, TPST Model Raya tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sirkular (green economy) serta menciptakan lapangan pekerjaan baru.

” Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi Pemkab dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sampah terpadu yang lebih efektif dan berkelanjutan, ” Ungkap Roby turut menekankan pentingnya studi banding untuk adopsi praktik terbaik.

Kunjungan ia bersama OPD terkait disambut langsung Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin beserta jajaran. Roby pun berkesempatan melihat langsung beberapa teknik pengolahan sampah di TPS3R Mutiara Bogor Raya yang terpusat di Kelurahan Katulampa, Bogor Timur.

Baca Juga :  Rangers Set for Arrival

Lewat Kunjungan Kerja ini, Roby meyakini apa yang ada di Bogor menjadi bukti pengelolaan sampah berbasis masyarakat bukan hanya mungkin, tapi juga berhasil memberikan dampak lingkungan yang nyata.

” Kami ingin menyerap banyak pelajaran dari praktik baik di TPS3R ini. Bukan hanya teknis pengelolaan, tetapi juga strategi pemberdayaan masyarakat, manajemen kelembagaan dan pembiayaan berkelanjutan yang diterapkan, ” Tambahnya lagi. (Alek Juve).