Lokal

Bus Mira Tabrak Pengendara Motor Saat Gagal Salip Mobil di Ngawi–Mantingan

×

Bus Mira Tabrak Pengendara Motor Saat Gagal Salip Mobil di Ngawi–Mantingan

Sebarkan artikel ini

Insiden Maut di Ngawi: Bus Mira Tabrak Pengendara Motor, Satu Korban Luka Parah

Ngawi, Jawa Timur – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban di wilayah Ngawi. Kali ini, sebuah bus penumpang jurusan Mira yang dikemudikan oleh Kacong (39) dilaporkan menabrak sepeda motor di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di Desa Banjar Banggi, Kecamatan Pitu, pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Insiden ini menyebabkan satu orang pengendara motor mengalami luka-luka dan harus segera mendapatkan penanganan medis.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, insiden nahas ini berawal ketika Bus Mira dengan nomor polisi S 7308 US yang melaju dari arah berlawanan, berusaha mendahului sebuah mobil roda empat yang berada di depannya. Pengendara motor, yang diidentifikasi sebagai Juwandi (53), warga Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, sedang melaju dari arah timur ke barat.

Kronologi Kejadian

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan bahwa berdasarkan penelusuran awal dan keterangan saksi, diduga kuat sopir Bus Mira, Kacong, melakukan manuver mendahului dengan kurang hati-hati.

  • Upaya Mendahului: Bus Mira berupaya menyalip kendaraan roda empat yang ada di depannya.
  • Haluan Terlalu ke Kanan: Saat melakukan manuver, bus mengambil jalur terlalu ke kanan, memasuki jalur yang berlawanan.
  • Tabrakan Tak Terhindarkan: Akibatnya, bus bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh Juwandi. Benturan keras terjadi pada bagian depan bus dan sepeda motor.
Baca Juga :  Pengendara Patuh Aturan Lalin dan Masyarakat di Pelabuhan Kempang dapat Bingkisan Takjil dari Satpolairud

“Semula pengendara motor melaju dari arah timur ke barat, dari arah berlawanan terdapat Bus Mira. Menurut keterangan saksi di TKP, Bus Mira bermaksud mendahului kendaraan roda 4 yang ada di depannya,” ujar AKP Yuliana Plantika. Ia menambahkan, “Ketika menyalip bus mengambil haluan terlalu ke kanan, karena kurang hati–hati sopir bus, sehingga terjadi tabrakan hingga mengenai bagian depan bus, dan sepeda motor.”

Korban dan Penanganan

Akibat tabrakan tersebut, pengendara motor, Juwandi, mengalami luka-luka. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) AT Tin Husada, Kabupaten Ngawi, untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Pihak kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, tim dari Polres Ngawi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk merekonstruksi kejadian secara detail.

  • Korban: Satu orang pengendara motor mengalami luka-luka dan telah dirawat di RSI AT Tin Husada.
  • Kendaraan: Bus Mira nopol S 7308 US dan sepeda motor matic nopol AE 2072 GS telah diamankan oleh petugas.
  • Penanganan Lebih Lanjut: Pihak kepolisian melakukan olah TKP, pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Baca Juga :  Samsat Balaraja Hadir di Kronjo: Sinergi & Layanan Dekat Warga

Pentingnya Keselamatan Berkendara

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran dan kehati-hatian dalam berkendara, terutama di jalan raya yang ramai dan berpotensi rawan kecelakaan. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan diri saat mendahului kendaraan lain, terutama di malam hari atau dalam kondisi jarak pandang terbatas.

“Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada kendaraan dan korban manusia mengalami luka-luka,” imbuh AKP Yuliana Plantika. “Selanjutnya korban dibawa ke RSI AT Tin Husada Kabupaten Ngawi, guna mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Korban 1 orang pengendara sepeda motor luka-luka. Semua kendaraan kami amankan untuk keperluan lebih lanjut, sambil melaksanakan Olah TKP, pengaturan arus lalu lintas, dan meminta keterangan saksi saksi.”

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Pihak kepolisian berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang dengan meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan masyarakat.