Berita

Dulu Hengkang dari Sepak Bola, Josko Gvardiol Kini Jadi Pilar Manchester City

×

Dulu Hengkang dari Sepak Bola, Josko Gvardiol Kini Jadi Pilar Manchester City

Sebarkan artikel ini

Perjalanan Josko Gvardiol dari Kehilangan Semangat hingga Jadi Bek Terbaik Eropa

Bek Manchester City, Josko Gvardiol, menceritakan kisah perjalanannya yang tidak mudah sebelum akhirnya menjadi salah satu bek terbaik di Eropa. Di usia muda, ia sempat merasa kehilangan semangat dan bahkan berpikir untuk meninggalkan dunia sepak bola.

Pemain asal Kroasia ini mengungkapkan bahwa pada usia 16 tahun, saat masih berada di akademi Dinamo Zagreb, ia mempertimbangkan untuk beralih ke olahraga lain, yaitu bola basket. “Saya berpikir untuk berhenti karena saya juga menyukai bola basket. Saat itu saya tidak merasa bahagia di sepak bola,” ujar Gvardiol dalam wawancara dengan BBC Sport.

Kurangnya kesempatan bermain di tim muda membuatnya ragu akan masa depannya di sepak bola. Namun, keputusannya untuk tetap bertahan terbukti benar. Gvardiol akhirnya berhasil menembus tim utama Dinamo Zagreb, membantu klub meraih gelar ganda liga dan piala domestik. Pencapaian ini membuka jalan baginya untuk bergabung dengan RB Leipzig dengan rekor transfer sebesar 16 juta euro untuk pemain Kroasia muda.

Baca Juga :  Setelah Balap di Mandalika, Pembalap Spanyol Mendaki Rinjani dan Menikmati Lombok

Performa konsisten di Bundesliga menjadikannya incaran banyak klub besar. Manchester City akhirnya merekrutnya pada Agustus 2023 dengan nilai 77 juta euro, menjadikannya bek termahal kedua dalam sejarah setelah Harry Maguire.

Berkembang Pesat di Bawah Asuhan Pep Guardiola

Sejak bergabung dengan Manchester City, Gvardiol berkembang pesat di bawah asuhan Pep Guardiola. Ia telah tampil lebih dari 50 kali di semua kompetisi musim lalu, mencatatkan total waktu bermain lebih dari 6.000 menit untuk klub dan negaranya. Bahkan, ia tampil hampir penuh di Liga Inggris.

Guardiola mengapresiasi kematangan dan fleksibilitas Gvardiol, yang mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri. Meski City gagal meraih trofi untuk pertama kalinya sejak 2017, Gvardiol tetap menjadi elemen vital dalam struktur pertahanan klub. Ia juga menjadi bek dengan jumlah gol terbanyak di Liga Inggris selama periode tersebut.

Kembali ke Performa Terbaik

Setelah mengalami cedera lutut yang membuatnya absen beberapa bulan, Gvardiol kini kembali ke posisi naturalnya di bek tengah kiri. Keberadaannya membantu Manchester City bangkit dengan rekor tak terkalahkan dalam lima laga terakhir.

Baca Juga :  5 Cara Diet Natasha Rizky Turun 10 Kg Cepat dan Efektif

Menurut mantan penyerang Manchester City, Ellen White, duet Gvardiol dan Ruben Dias membawa keseimbangan baru di lini belakang City. Performa solid City musim ini sebagian besar disokong oleh kestabilan di luar lapangan.

Dari Sepak Bola ke Bola Basket, Lalu Kembali Lagi

Dari seorang remaja yang sempat ingin meninggalkan sepak bola demi bola basket, Gvardiol kini menjadi simbol ketekunan dan pembuktian diri. Ia menegaskan bahwa perjalanan kariernya masih panjang, dan target utama musim ini adalah mengembalikan City ke puncak Eropa.

Gvardiol membuktikan bahwa dengan tekad dan kerja keras, seseorang bisa mencapai hal-hal besar. Dari masa lalu yang penuh keraguan, ia kini menjadi salah satu pemain penting di klub terbesar di Eropa.