Berita

Gempa Papua: Info Terkini BMKG, 9 Desember 2025

×

Gempa Papua: Info Terkini BMKG, 9 Desember 2025

Sebarkan artikel ini

Baru-baru ini, wilayah Sarmi, Papua, diguncang gempa bumi. Guncangan ini terjadi pada hari Selasa, 9 Desember 2025, dan sempat membuat warga sekitar panik.

Detail Gempa Bumi Sarmi

Menurut informasi yang dihimpun, gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 2.7. Gempa terjadi pada pukul 10:24:24 WITA. Lokasi pusat gempa berada pada koordinat 2.13 Lintang Selatan dan 138.85 Bujur Timur. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. Sarmi sendiri merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Sarmi. Secara geografis, Kabupaten Sarmi terletak di bagian utara Pulau Papua. Data terakhir menunjukkan jumlah penduduk Sarmi pada akhir tahun 2024 adalah 45.084 jiwa, dengan kepadatan penduduk sekitar 3 jiwa per kilometer persegi.

Imbauan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa ini dan memberikan informasi detail melalui akun resmi mereka. Cuitan BMKG menyebutkan: “#Gempa Mag:2.7, 09-Dec-2025 09:24:24 WIB, Lok:2.13LS, 138.85BT (54 km BaratLaut SARMI-PAPUA), Kedlmn:10 Km #BMKG”.

Panduan Keselamatan Saat Gempa Bumi

Meskipun gempa yang terjadi relatif kecil, penting untuk selalu siap dan mengetahui langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa bumi. Berikut adalah panduan keselamatan yang bisa diikuti:

  • Saat Berada di Dalam Rumah

    • Amankan Diri dan Keluarga: Prioritaskan keselamatan diri sendiri dan keluarga.
      • Berlindung di Bawah Meja: Segera berlindung di bawah meja yang kokoh. Jika sudah berada di bawah meja, pegang erat kaki meja. Jika tidak ada meja, lindungi kepala dengan bantal, papan, atau benda lain yang dapat melindungi dari benturan. Anda juga bisa berlindung di bawah kusen pintu.
      • Matikan Kompor/Tungku: Jika ada api menyala, segera matikan. Biasakan untuk mematikan semua sumber bahan bakar, bahkan saat gempa berskala kecil. Berteriaklah kepada orang lain untuk melakukan hal yang sama. Unit pemadam kebakaran mungkin akan kesulitan membantu saat gempa bumi terjadi, jadi setiap orang harus berusaha memadamkan api. Ini penting untuk mengurangi kerusakan akibat gempa.
      • Jangan Panik dan Bergegas Keluar dengan Tertib: Saat gempa bumi, kaca, genteng, seng, dan material lainnya bisa berjatuhan. Pagar atau dinding mungkin rubuh. Berhati-hatilah saat keluar rumah. Periksa apakah ada anggota keluarga yang terluka. Jika ada, segera lakukan pertolongan pertama. Telepon atau mintalah bantuan jika ada luka parah.
  • Saat Berada di Luar Rumah

    • Lindungi kepala Anda. Hati-hati terhadap reruntuhan seperti balok semen, genteng, kaca, dan jatuhan dinding atau pagar. Hindari pohon tinggi dan tiang listrik. Bergeraklah ke area terbuka.
  • Saat Berada di Pusat Perbelanjaan, Bioskop, atau Pasar

    • Jangan panik atau membuat kepanikan. Ikuti instruksi petugas (karyawan atau penjaga). Jika terjadi kebakaran, area sekitar akan dipenuhi asap tebal. Bungkuklah agar tidak menghirup asap dan segera selamatkan diri.
Baca Juga :  Dampak Minum Kopi Berlebihan, Wajib Diwaspadai

  • Saat Berada di Dalam Bangunan Bertingkat

    • Jangan kaget jika alarm berbunyi atau listrik mati. Bangunan bertingkat biasanya dilengkapi sistem darurat yang akan aktif otomatis saat gempa. Lift dan eskalator akan berhenti di lantai terdekat.
      • Berlindunglah di bawah sesuatu yang kuat, seperti meja.
      • Jauhi jendela untuk menghindari pecahan kaca.
      • Tetaplah di lantai yang sama. Jangan naik atau turun.
      • Hindari menggunakan lift atau eskalator.
  • Saat Berada di Dalam Kereta Api

    • Berpeganganlah pada tiang penyekat atau sandaran kursi agar tidak terjatuh jika kereta berhenti mendadak. Tenang dan ikuti petunjuk petugas.
  • Saat Berada di Dalam Mobil

    • Menepilah ke kiri dan segera hentikan kendaraan. Jangan berhenti di area terlarang. Saat gempa besar, Anda mungkin merasa ban mobil kempes dan sulit mengendalikan kendaraan. Jauhi perempatan, arahkan kendaraan ke kiri jalan, dan berhenti. Jangan berhenti di bawah atau di atas jembatan, dan jangan mencoba melintasi jembatan.
  • Saat Berada di Pegunungan atau di Laut

    • Di pegunungan, kemungkinan besar akan terjadi tanah longsor. Segera mengungsi ke area terbuka yang datar. Di daerah pantai, gempa bumi dapat menyebabkan tsunami. Waspadai bahaya runtuhan dan perhatikan kondisi pantai. Jika ada tanda-tanda kenaikan gelombang, segera lari ke tempat tinggi yang aman.
  • Setelah Gempa Berhenti

    • Jangan memasuki bangunan yang rusak karena mungkin ada reruntuhan.
    • Dengarkan informasi tentang gempa dari radio (terutama jika ada gempa susulan). Jangan mudah percaya isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
    • Isi angket yang diberikan instansi terkait untuk mengetahui tingkat kerusakan.
    • Jangan panik dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk keamanan dan keselamatan.
Baca Juga :  Bupati Mojokerto Ajak Pelajar Kembangkan Karakter Melalui Olahraga Tradisional

Dengan memahami langkah-langkah keselamatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana gempa bumi.