Alreinamedia.com. Batam – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, gerakan gotong royong berbasis masyarakat terus diperkuat hingga ke tingkat RT/RW di Batam.
Melalui program Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI), Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kementerian Transmigrasi, Forkopimda, PT MEG, serta masyarakat Tanjung Banon menggelar aksi gotong royong pada Rabu (22/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Rempang Eco City ini mengusung tema “Dari Rempang untuk Bumi”.

Sebelum aksi gotong royong dimulai, dilakukan pengukuhan enam satuan tugas (Satgas) serta penyerahan simbolis 300 bibit pohon jati. Satgas yang dibentuk meliputi Satgas Drainase, Tim Oranye BP Batam dan Pemko Batam, Pasukan Merah BP Batam, Gema ASRI, serta Tim Bina Marga dan Sumber Daya Air.
Sebanyak 600 personel yang tergabung dalam enam Satgas tersebut ditugaskan untuk melakukan pengumpulan sampah di tiga lokasi berbeda. Sampah yang terkumpul kemudian ditimbang oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Satgas dengan jumlah sampah terbanyak akan mendapatkan apresiasi.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa Gema Batam ASRI yang telah berjalan sejak Februari merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional Gerakan Indonesia ASRI yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Seluruh kecamatan telah melaksanakan kegiatan gotong royong secara berkala dengan berbagai metode. Hingga saat ini, Gema Batam ASRI sudah menjangkau hingga tingkat RT/RW,” ujarnya.
Amsakar juga menekankan pentingnya keberlanjutan program tersebut, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia berharap wilayah Tanjung Banon, yang tengah dikembangkan oleh Kementerian Transmigrasi, dapat menjadi kawasan yang nyaman, sejuk, dan berpotensi sebagai destinasi wisata ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga kegiatan ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam menjadikan Batam sebagai rumah yang nyaman bagi kita semua,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad, Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, serta Deputi Bidang Infrastruktur Mouris Limanto. (EI)

















