Tren Harga Pangan Solok Selatan Pekan Ketiga Januari 2026: Penurunan Signifikan pada Sejumlah Komoditas
Solok Selatan – Memasuki pekan ketiga Januari 2026, pasar tradisional di Solok Selatan menunjukkan dinamika harga yang bervariasi untuk berbagai komoditas pangan. Data terbaru yang dihimpun oleh pemerintah daerah pada tanggal 26 Januari 2026 mengungkapkan adanya tren penurunan harga pada sejumlah bahan pokok penting, sementara komoditas lainnya terpantau stabil. Perubahan ini memberikan gambaran mengenai pasokan dan permintaan yang terjadi di wilayah tersebut.
Komoditas yang Mengalami Penurunan Harga
Beberapa komoditas pangan kunci di Solok Selatan tercatat mengalami koreksi harga yang cukup berarti dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Penurunan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Beras: Komoditas pokok ini mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
- Harga beras pada pekan ketiga Januari 2026 berada di angka Rp16.300 per kilogram.
- Angka ini turun dari harga pekan sebelumnya yang tercatat Rp16.900 per kilogram.
- Penurunan sebesar Rp600 per kilogram ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sangat bergantung pada beras sebagai makanan utama.
Telur Ayam Ras: Harga telur ayam ras juga menunjukkan tren penurunan.
- Harga per kilogram telur ayam ras pada pekan ketiga Januari 2026 adalah Rp30.600.
- Sebelumnya, pada pekan kedua Januari, harga telur ayam ras masih berada di kisaran Rp31.100 per kilogram.
- Penurunan sebesar Rp500 per kilogram ini diharapkan dapat membantu menstabilkan pengeluaran untuk lauk pauk.
Bawang Merah: Komoditas bumbu dapur ini mengalami penurunan harga yang cukup drastis.
- Harga bawang merah pada pekan ketiga Januari 2026 tercatat Rp30.700 per kilogram.
- Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp34.200 per kilogram.
- Penurunan sebesar Rp3.500 per kilogram ini tentu disambut baik oleh para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner.
Cabai Merah: Harga cabai merah, yang seringkali menjadi indikator fluktuasi harga pangan, juga terpantau turun.
- Harga cabai merah pada pekan ketiga Januari 2026 adalah Rp30.000 per kilogram.
- Sebelumnya, harga komoditas ini mencapai Rp33.300 per kilogram.
- Penurunan sebesar Rp3.300 per kilogram ini memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen.
Cabai Rawit: Meskipun masih tergolong tinggi, harga cabai rawit juga mengalami sedikit penurunan.
- Harga cabai rawit pada pekan ketiga Januari 2026 tercatat Rp56.700 per kilogram.
- Angka ini turun dari harga Rp57.500 per kilogram pada pekan sebelumnya.
- Penurunan sebesar Rp800 per kilogram ini, meskipun tidak sebesar cabai merah, tetap menjadi sinyal positif.
Bawang Putih: Komoditas penting lainnya, bawang putih, juga mengalami koreksi harga.
- Harga bawang putih pada pekan ketiga Januari 2026 adalah Rp39.800 per kilogram.
- Angka ini turun dari Rp40.700 per kilogram pada pekan kedua Januari 2026.
- Penurunan sebesar Rp900 per kilogram ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada biaya produksi berbagai olahan makanan.
Komoditas dengan Harga Stabil
Di sisi lain, sejumlah komoditas pangan penting lainnya di Solok Selatan terpantau tidak mengalami perubahan harga sama sekali pada pekan ketiga Januari 2026. Kestabilan ini memberikan prediktabilitas bagi konsumen dalam merencanakan anggaran belanja mereka.
Daging Ayam Ras: Baik dalam satuan kilogram maupun ekor, harga daging ayam ras tetap stabil.
- Harga daging ayam ras per kilogram adalah Rp43.500.
- Harga per ekor daging ayam ras adalah Rp70.000.
- Kestabilan ini menunjukkan pasokan yang memadai untuk memenuhi permintaan pasar.
Minyak Goreng: Baik minyak goreng curah maupun kemasan menunjukkan harga yang tidak berubah.
- Harga minyak goreng curah per liter adalah Rp19.100.
- Harga minyak goreng kemasan per liter adalah Rp20.000.
- Stabilitas harga minyak goreng sangat penting mengingat perannya dalam kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Gula Pasir: Komoditas pemanis ini juga bertahan pada harga yang sama.
- Harga gula pasir per kilogram adalah Rp19.000.
- Kestabilan harga gula pasir membantu menstabilkan biaya produksi industri makanan dan minuman, serta pengeluaran rumah tangga.
Daging Sapi: Daging sapi, sebagai salah satu sumber protein hewani yang populer, juga tidak mengalami perubahan harga.
- Harga daging sapi per kilogram adalah Rp140.000.
- Harga yang relatif stabil ini menunjukkan ketersediaan pasokan daging sapi di pasar Solok Selatan.
Sumber Data dan Implikasi
Data mengenai perkembangan harga pangan di Solok Selatan ini merupakan hasil pemantauan dan pencatatan yang dilakukan secara berkala oleh instansi pemerintah daerah yang berwenang. Informasi ini dihimpun dari berbagai sumber, termasuk Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Solok Selatan.
Tren penurunan harga pada beberapa komoditas strategis ini dapat diinterpretasikan sebagai indikasi positif terhadap upaya stabilisasi harga pangan di daerah tersebut. Faktor-faktor seperti kelancaran distribusi pasokan dari daerah produsen, ketersediaan stok yang memadai, serta mungkin adanya kebijakan pemerintah daerah yang mendukung, dapat berkontribusi pada perkembangan harga yang menguntungkan konsumen.
Meskipun demikian, dinamika pasar pangan bersifat dinamis dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal maupun internal, termasuk cuaca, biaya produksi, dan kebijakan nasional. Oleh karena itu, pemantauan harga secara rutin dan berkelanjutan tetap menjadi kunci untuk memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Solok Selatan. Perubahan harga ini menjadi barometer penting dalam mengukur daya beli masyarakat dan efektivitas kebijakan ekonomi di tingkat daerah.

















