Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di babak perempat final French Open 2025. Pertandingan yang berlangsung di Glaz Arena, Cesson-Sevigne, Prancis, pada Jumat (24/12/2025), menjadi ajang pertemuan antara dua pasangan yang memiliki latar belakang pelatihan berbeda.
Permainan yang Berjalan Dinamis
Sabar/Reza, yang tidak dilatih oleh pelatih nasional, memulai pertandingan dengan tampil solid. Mereka mampu mencetak dua poin awal dalam permainan, menjaga skor 2-0. Namun, Aaron/Wooi Yik segera bangkit dan membuat kedudukan seimbang 4-4.
Setelah itu, Sabar/Reza kembali unggul dengan tiga poin beruntun, mengamankan keunggulan sementara 7-4. Pasangan Malaysia terus berjuang hingga akhirnya menyamakan skor 8-8. Di akhir gim pertama, Sabar/Reza berhasil memimpin 11-9 sebelum jeda.
Pada interval, Aaron/Wooi Yik mendapatkan masukan penting dari Herry IP, pelatih mereka. Dengan semangat baru, pasangan nomor dua dunia ini bangkit dan mencicil tiga poin untuk menyamakan skor 14-14. Di akhir gim pertama, Aaron/Wooi Yik mengamankan game point setelah pukulan Sabar Karyaman nyangkut di net, sehingga skor akhirnya 21-19.
Gaya Permainan yang Berubah
Di gim kedua, Aaron/Wooi Yik langsung menyerang dengan permainan agresif, mengunci skor 3-1. Eror yang terus terjadi dari Sabar/Reza membuat mereka tertinggal empat angka, 7-3. Meski begitu, servis Reza Pahlevi memberikan keberuntungan bagi pasangan Indonesia, hingga mereka bisa menyamakan skor 7-7.
Servis Wooi Yik yang gagal menyentuh area membuat Sabar/Reza memimpin intervl 11-10. Setelah jeda, Sabar/Reza terus memperlebar jarak hingga mencapai 15-11. Mereka melanjutkan dominasi dengan meraih empat poin beruntun. Smes keras Sabar Karyaman membawa mereka ke game point, 20-16.
Setelah beberapa rally intensif, Sabar/Reza menutup gim kedua dengan skor 21-16.
Gim Ketiga yang Menegangkan
Di gim ketiga, kedua pasangan saling bergantian memimpin. Skor seimbang hingga interval 11-11. Setelah jeda, Sabar/Reza bermain lebih agresif setelah sempat tertinggal 14-11. Teriakan Reza Pahlevi menggema setelah pukulannya melesat di net dan jatuh di area lawan, membuat skor menjadi 15-15.
Pasangan Malaysia sempat berbalik unggul 18-17. Namun, serangan bertubi-tubi dari Reza Pahlevi membuat Aaron/Wooi Yik kewalahan, hingga skor 20-19. Akhirnya, dropshot menawan dari Aaron Chia membingungkan Sabar/Reza dan menutup gim ketiga dengan skor 21-19.
Kesimpulan
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Sabar/Reza mampu bersaing dengan pasangan top dunia seperti Aaron/Wooi Yik. Meski kalah, performa mereka menunjukkan potensi besar. Mereka akan terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar bisa tampil lebih baik di turnamen berikutnya.

















