Husen Kembali Pimpin DPC PDI Perjuangan Lamongan, Fokus Regenerasi dan Konsolidasi Partai
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah menetapkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan untuk periode 2025-2030. Dalam Konferensi Cabang serentak se-Jawa Timur yang digelar di Surabaya pada Minggu, 21 Desember 2025, Husen kembali terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan.
Pendampingnya dalam kepengurusan baru ini adalah Erna Sujarwati yang dipercaya menjabat sebagai Sekretaris, dan Dirham Akbar Aksara, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lamongan, akan memegang tampuk Bendahara DPC PDI Perjuangan Lamongan.
Ketetapan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) DPP PDI Perjuangan Nomor 15.21/KPTS-KP/DPP/XII/2025, yang dibacakan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, dalam acara konferensi tersebut. Ketiga formatur terpilih ini, didampingi oleh jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur, akan segera menyusun struktur kepengurusan DPC yang lebih lengkap.
Regenerasi Partai Menjadi Prioritas Utama
Salah satu fokus utama dari kepengurusan baru ini adalah upaya regenerasi partai. Husen menyatakan bahwa komposisi kepengurusan yang akan disusun akan terdiri dari 21 orang, dengan target sekitar 60 persen diisi oleh kader-kader muda. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen PDI Perjuangan untuk memastikan keberlanjutan partai dan memberikan ruang bagi generasi penerus untuk berkontribusi.
“Kita memperkuat soliditas partai periode 2025–2030,” ujar Husen usai penetapannya, Minggu malam. Ia menambahkan bahwa kepengurusan yang diisi oleh kader muda ini merupakan upaya strategis untuk menghadapi tantangan politik di masa depan dan memastikan partai tetap relevan serta dinamis.
Konsolidasi Kader Hingga Tingkat Terbawah
Setelah ditetapkan, fokus utama Husen adalah melakukan konsolidasi kader partai hingga ke tingkatan yang paling mendasar, yaitu tingkat dusun. Hal ini penting untuk memperkuat fondasi partai dan memastikan setiap anggota partai merasakan keterlibatan serta memiliki pemahaman yang sama mengenai visi dan misi partai.
“Melalui konsolidasi kader, agar organisasi partai semakin solid dan siap menjalankan agenda politik ke depan,” jelas Husen.
Proses konsolidasi ini akan dilakukan secara berjenjang dan terstruktur. Tahapan awal adalah penyelenggaraan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang dijadwalkan pada Januari 2026. Selanjutnya, akan dilanjutkan dengan Musyawarah Ranting di seluruh 474 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Lamongan, yang ditargetkan berlangsung dari Februari hingga April 2026. Puncak dari upaya konsolidasi ini adalah Musyawarah Anak Ranting di tingkat dusun dan lingkungan, yang diharapkan selesai pada Agustus 2026.
Program Kerja Lima Tahun ke Depan
Selain fokus pada konsolidasi dan regenerasi, DPC PDI Perjuangan Lamongan juga akan segera menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I. Forum ini akan menjadi wadah penting untuk merumuskan dan menyusun program kerja strategis partai untuk lima tahun ke depan.
Beberapa agenda penting yang akan dibahas dalam Rakercab I meliputi:
- Rekrutmen Anggota Baru: Strategi dan program untuk menarik minat warga, khususnya generasi muda, agar bergabung menjadi anggota PDI Perjuangan.
- Penguatan Sinergi Tiga Pilar Partai: Peningkatan koordinasi dan kolaborasi antara struktur partai, anggota legislatif yang berasal dari PDI Perjuangan, dan jajaran eksekutif yang juga merupakan kader partai. Sinergi ini krusial untuk memastikan kebijakan yang dijalankan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
Husen menegaskan komitmen kepengurusan baru ini untuk terus melakukan kaderisasi dan secara aktif mengawal serta memastikan kebijakan pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah benar-benar berpihak pada kepentingan seluruh lapisan masyarakat.
“Itu komitmen kami,” pungkasnya, menandakan keseriusan dalam menjalankan amanah partai dan melayani masyarakat Lamongan.







