Perjalanan gemilang tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025 semakin mendekati puncaknya. Kemenangan dramatis yang diraih oleh Moh Zaki Ubaidillah, yang akrab disapa Ubed, di babak semifinal, telah memastikan Indonesia pulang dengan membawa setidaknya satu medali emas. Kepastian ini disambut gembira oleh seluruh pecinta olahraga tepok bulu Indonesia, mengingat betapa beratnya perjuangan untuk meraih podium tertinggi di ajang sekelas SEA Games.
Ubed, pebulu tangkis berbakat asal Madura, menunjukkan performa luar biasa saat berhadapan dengan wakil Malaysia, Leong Jun Hao, dalam partai semifinal yang memperebutkan tiket menuju partai puncak. Pertandingan yang berlangsung di Thamasat Rangsit Gymnasium, Thailand, pada Sabtu, 13 Desember 2025, menjadi saksi bisu kegigihan dan determinasi Ubed.
Sejak gim pertama dimulai, Ubed sudah menunjukkan niatnya untuk meraih kemenangan. Dengan pukulan-pukulan tajam dan strategi yang matang, ia berhasil melumat Leong Jun Hao dengan skor telak 21-18. Kemenangan di gim pembuka ini seolah menjadi modal berharga bagi Ubed untuk melangkah lebih mantap menuju final.
Memasuki gim kedua, Leong Jun Hao tampaknya masih kesulitan menemukan ritme permainannya. Meskipun sempat menunjukkan perlawanan dengan memperkecil ketertinggalan dari skor 3-10 menjadi 10-13, momentum permainan tetap berada di tangan Ubed. Akhirnya, kemenangan kembali diraih oleh wakil Indonesia dengan skor 21-13, memastikan langkahnya ke partai final.
Kabar gembira tidak berhenti sampai di situ. Rekan satu tim Ubed di sektor tunggal putra, Alwi Farhan, juga berhasil menyusul ke final. Alwi menunjukkan semangat juang yang tak kalah tinggi saat menghadapi wakil Malaysia lainnya, Justin Hoh. Pertandingan antara Alwi dan Justin berlangsung sengit dalam drama tiga gim, sebelum akhirnya Alwi keluar sebagai pemenang.
Kemenangan ganda ini secara otomatis menciptakan “All Indonesian Finals” di sektor tunggal putra. Artinya, Indonesia telah mengamankan satu medali emas dan satu medali perak, sebuah pencapaian membanggakan yang diraih berkat kerja keras para atlet.
Peluang Emas di Sektor Lain
Selain dominasi di tunggal putra, Indonesia masih memiliki peluang emas di dua sektor lainnya. Di nomor ganda putra, pasangan Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil menembus partai final setelah mengalahkan pasangan Man Wei Chong/Tee Kai Wun. Mereka menunjukkan kekompakan dan ketangguhan yang patut diacungi jempol.
Harapan Indonesia untuk meraih medali emas di sektor ganda putri kini berada di pundak Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari. Pasangan ini juga berhasil melaju ke final, menunjukkan bahwa sektor putri juga memiliki potensi besar untuk bersaing di level tertinggi.
Sektor yang Harus Berlapang Dada
Sayangnya, impian Indonesia untuk menyapu bersih semua medali emas di cabang olahraga bulu tangkis harus pupus. Dua wakil Indonesia lainnya gagal melaju ke partai final, sehingga tidak bisa menambah pundi-pundi emas.
Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani, yang menjadi harapan terakhir Indonesia, harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Supanida Katethong. Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Putri untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya.
Sementara itu, di sektor ganda campuran, pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga tidak mampu mengalahkan pasangan andalan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Perjuangan mereka patut diapresiasi, meskipun belum berhasil meraih tiket final.
Berikut adalah rangkuman hasil semifinal cabang olahraga bulu tangkis SEA Games 2025 untuk wakil Indonesia:
Tunggal Putra (MS):
- Alwi Farhan (2) kalah dari Justin Hoh (Malaysia) dengan skor 10-21, 21-15, 14-21.
- Moh Zaki Ubaidillah menang atas Leong Jun Hao (4/Malaysia) dengan skor 21-18, 21-13.
Tunggal Putri (WS):
- Putri Kusuma Wardani (1) kalah dari Supanida Katethong (3/Thailand) dengan skor 18-21, 16-21.
Ganda Putra (MD):
- Aaron Chia/Soh Wooi Yik (1/Malaysia) menang atas Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (4) dengan skor 21-10, 21-12.
- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (3) menang atas Man Wei Chong/Tee Kai Wun (2/Malaysia) dengan skor 21-16, 21-17.
Ganda Putri (WD):
- Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (1/Malaysia) menang atas Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (4) dengan skor 21-14, 19-21, 21-16.
- Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menang atas Bui Bich Phuon/Vu Thi Trang Vu (Vietnam) dengan skor 21-10, 21-9.
Ganda Campuran (XD):
- Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (3) kalah dari Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (2/Thailand) dengan skor 17-21, 15-21.
Meskipun ada beberapa kekalahan, pencapaian Indonesia di SEA Games 2025 ini patut dibanggakan. Medali emas yang sudah pasti diraih, ditambah dengan potensi emas lainnya, menunjukkan bahwa bulu tangkis Indonesia terus berkembang dan siap bersaing di kancah internasional. Dukungan dari masyarakat dan pembinaan yang berkelanjutan akan menjadi kunci untuk mempertahankan tren positif ini di masa depan.

















