BatamBerita PilihanBerita Utama

“Ir. wira Pratama Silalahi” Menyikapi pergantian Kepala Badan pengembangan Batam

×

“Ir. wira Pratama Silalahi” Menyikapi pergantian Kepala Badan pengembangan Batam

Sebarkan artikel ini

alreinamedia.com,Batam. (23/10/17). Ir. Wira Pratama. Silalahi., merupakan wakil ketua Ikatan Alumni ITB Provinsi Kepri sekaligus pengusaha properti di Batam.

Melihat kondisi perekonomian Batam saat ini terendah secara nasional hanya dibawah 2 % saja, kemudian dengan kebijakan kepala Badan Pengembangan Batam sangat tidak berpihak pada pengusaha dengan kebijakan yang selalu merugikan pengusaha tegas Wira.

Wira yakin nanti setelah dilantik kepala BP Batam yang baru pada tanggal 19 Oktober, 2017 di Jakarta. Serta keluarnya SK (surat keputusan) dan sudah disetujui, formatnya sudah disiapkan, Wira juga sudah melihat dan mendengar langsung pada sekretaris Lukita selaku ketua BP Batam nantinya. Pesan Wira dengan ajudan tolong disampaikan pada Lukita atas terpilihya Lukita sebagai kepala BP. nanti saya sampaikan bang kata ajudan, menunjukkan bahwa kepala BP Batam positif di ganti jelas Wira pada beberapa awak media, di Mega Maal (16/10/17).

Baca Juga :  𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐋𝐢𝐧𝐭𝐚𝐬 𝐋𝐞𝐦𝐛𝐚𝐠𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐠𝐮𝐚𝐭, 𝐀𝐦𝐬𝐚𝐤𝐚𝐫 – 𝐋𝐢 𝐂𝐥𝐚𝐮𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐝𝐫𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐔𝐩𝐚𝐜𝐚𝐫𝐚 𝟏𝟕 𝐇𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐮𝐥𝐚𝐧 𝐝𝐢 𝐋𝐚𝐧𝐮𝐝 𝐇𝐚𝐧𝐠 𝐍𝐚𝐝𝐢𝐦

Dengan dilantikya kepala BP Batam yang baru nanti
Harapan Wira, bisa membawa perubahan ekonomi di Batam lebih baik, dengan capaian target kata ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga dengan Wira,
Perekonomian Batam akan naik 7% dalam waktu 2 tahun kedepan, sekarang pertumbuhan ekonomi hanya dibawah 2%, secara national pertumbuhan ekonomi hanya 5% Batam dibawah 2% saja. Jadi tema kita pada waktu seminar yang diadakan oleh Ikatan Alumni ITB Provinsi Kepri. Dengan tema ‘Membangkitkan kembali Batam Menjadi Motor Ekonomi Nasional”.
Semoga dapat tercapai dan bisa berubah.

ketua BP yang baru nantinya diharapkan dapat mengerti dengan pengusaha, yang kedua dapat berkomunikasi degan baik pada pengusaha dengan stakeholder di Batam, Gubernur, dan pengusaha, sedangkan kepala BP Batam yang lama Hatanto hanya mengedepankan Hukum saja tidak melihat kondisi saat sekarang ini sangat lemah perekonomian Batam jelas Wira.

Baca Juga :  Waketum PP AMPG: Airlangga harusnya malu, Golkar terpuruk malah mimpi jadi Presiden 2024

Seakan-akan mengkambinghitamkan mafia lahan, pencabutan lahan dan pelanggaran, sehingga pengusaha tidak stabil, sebentar berbicara mau menarik lahan lah, harus ada jaminan lah, melihat selama hari ini ketua BP lama seolah-olah
tidak paham dengan kondisi bagi pengusaha.

Hartanto tidak bisa mencari kebijakan serta mencari investor, jadi dia seolah-olah sebagai penegak hukum jelas Wira.

Kalau pengusaha minta kredit di bank harus mendapat persetujuan BP Batam, serta mengajukan permohonan terlebih dahulu ke BP Batam, sementara waktunya Tidak jelas bisa seminggu bisa lebih, sedangkan pengusaha dengan pihak Bank tersebut jangka waktu ada batasnya yang ditetapkan selama 3 bulan, kedua pengusaha memberi jaminan 20% pada pihak BP Batam, pengusaha sangat diberatkan sehingga perekonomian tidak berjalan dengan semestinya.(Ramadan)