Lokal

Kemarau Sebulan: Humbahas Imbau Waspada

×

Kemarau Sebulan: Humbahas Imbau Waspada

Sebarkan artikel ini

Kewaspadaan Tinggi Terhadap Karhutla dan Kebakaran di Humbang Hasundutan

Memasuki pekan ketiga musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) secara tegas mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kebakaran di permukiman. Imbauan ini disampaikan menyusul serangkaian insiden kebakaran yang terjadi dalam kurun waktu sepekan terakhir, yang telah menimbulkan kerugian materil yang signifikan dan menguji kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran.

Bupati Humbahas, Oloan Nababan, menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam mencegah dan menangani bencana kebakaran. Ia menjelaskan bahwa berbagai peristiwa kebakaran yang terjadi tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan dan keselamatan bersama.

Rangkaian Insiden Kebakaran dalam Sepekan Terakhir

Periode sepekan terakhir telah diwarnai oleh sejumlah kejadian kebakaran yang tersebar di beberapa wilayah di Humbang Hasundutan. Berikut adalah rincian kronologis dari insiden-insiden tersebut:

  • Sabtu, 24 Januari 2026: Kebakaran pertama tercatat terjadi di kawasan sekitar Kantor Bupati Humbang Hasundutan, tepatnya di Desa Pakkat, Kecamatan Doloksanggul. Kobaran api melalap lahan di area tersebut. Mendapat laporan langsung dari Ketua TP PKK Kabupaten Humbahas, Erma Oloan Nababan, petugas pemadam kebakaran segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman api.

  • Senin, 26 Januari 2026: Tragedi kebakaran rumah mengguncang Desa Sihar Julu, Kecamatan Lintongnihuta. Sebuah rumah milik pasangan Binarto Sihombing dan Dosni boru Sinaga habis dilalap si jago merah. Insiden ini menyebabkan kerugian besar, di mana satu unit rumah beserta seluruh isinya, termasuk satu unit sepeda motor, ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta. Dalam upaya pemadaman dan untuk mencegah api merembet ke rumah warga lainnya, tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  Spurs Hadang City: Lijnders Waspada Ambisi Frank

  • Selasa, 27 Januari 2026: Kebakaran kembali terjadi di Desa Habinsaran, Kecamatan Parlilitan. Kali ini, kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut menghanguskan kurang lebih lima hektar lahan. Peristiwa ini menambah daftar panjang area yang terdampak oleh bencana kebakaran.

  • Rabu, 28 Januari 2026: Rentetan kebakaran terus berlanjut. Pada hari yang sama, dua peristiwa kebakaran lahan terjadi di wilayah yang berbeda, menunjukkan tingkat kerawanan yang tinggi.

    • Kebakaran pertama terjadi di Jalan Parlilitan, Desa Hutagurgur, Kecamatan Doloksanggul. Api berhasil dipadamkan oleh petugas setelah menghanguskan sekitar dua hektar lahan.
    • Sementara itu, kebakaran lahan juga terjadi di Desa Purba Baringin, Dusun Jaga Payung, Kecamatan Pakkat. Luas lahan yang terbakar dalam insiden ini mencapai kurang lebih tujuh hektar.
  • Kamis, 29 Januari 2026 (Larut Malam): Serangkaian peristiwa kebakaran ditutup dengan kejadian yang terjadi larut malam, sekitar pukul 23.16 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari masyarakat mengenai kebakaran rumah di Desa Simangaronsang, Kecamatan Doloksanggul. Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran langsung meluncur ke lokasi. Akibat kejadian ini, satu unit dapur rumah milik M. Purba hangus terbakar. Kerugian dari insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp 10 juta.

Baca Juga :  Cek jadwal SIM keliling Kota Cimahi dan KBB dari 5 hingga 10 Januari 2026

Imbauan dan Kesiapsiagaan Pemerintah

Menghadapi rentetan peristiwa kebakaran ini, Pemkab Humbahas bersama dengan petugas pemadam kebakaran menegaskan kembali pentingnya peningkatan kewaspadaan dari seluruh lapisan masyarakat. Imbauan khusus ditujukan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap aktivitas pembakaran lahan yang dapat dengan mudah memicu karhutla, terutama di musim kemarau. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memeriksa secara rutin kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah potensi korsleting yang dapat berujung pada kebakaran permukiman.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melalui Bidang Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran Kabupaten Humbahas, telah menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi situasi darurat. Layanan siaga 24 jam siap merespons setiap laporan kebakaran yang diterima di seluruh wilayah Humbang Hasundutan.

Untuk kemudahan akses informasi mengenai kontak person petugas pemadam kebakaran, masyarakat dapat merujuk pada lampiran foto dokumentasi yang disediakan atau informasi yang telah dipublikasikan sebelumnya. Kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Humbang Hasundutan.