Tradisi Ibadah Syukur Panen Jemaat GBKP
Batam – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri perayaan Pesta Rani atau Kerja Rani Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun Bida Ayu, Tanjung Piayu, Minggu (14/9/2025).
Pesta Rani merupakan ibadah tahunan sebagai ungkapan syukur jemaat atas hasil panen, hasil ternak, dan usaha yang telah diberkati Tuhan. Tradisi ini telah lama dijaga sebagai simbol rasa terima kasih, kebersamaan, dan ikatan budaya masyarakat Karo.
Rangkaian Acara Pesta Rani
Perayaan Pesta Rani berlangsung penuh sukacita dengan partisipasi seluruh jemaat. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
Pawai membawa hasil panen dengan nuansa tradisi Karo.
Ibadah syukur bersama seluruh jemaat GBKP.
Lelang hasil panen dan produk usaha jemaat.
Hiburan adat berupa adu perkolong-kolong yang mempererat suasana kebersamaan.
Nuansa budaya Karo yang kental serta semangat gotong royong menjadikan perayaan ini bukan hanya acara keagamaan, tetapi juga ajang menjaga persaudaraan dan tradisi leluhur.
Apresiasi Pemerintah Kota Batam
Dalam sambutannya, Rudi Panjaitan menyampaikan salam dan apresiasi dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kepada seluruh jemaat GBKP. Menurutnya, perayaan Pesta Rani melambangkan ungkapan syukur sekaligus kekuatan gotong royong yang menjadi perekat masyarakat.
“Pemerintah Kota Batam mengapresiasi tradisi Pesta Rani yang terus dijaga oleh jemaat GBKP. Tradisi ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas berkat Tuhan serta memperkokoh persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Rudi.
Ia juga menekankan bahwa Pemko Batam selalu terbuka mendukung kegiatan keagamaan dan budaya masyarakat, karena menjadi bagian penting dari harmoni sosial serta identitas Kota Batam sebagai kota multikultural.

















