Lokal

Pluit Terendam 50cm, Kendaraan Mogok Massal

×

Pluit Terendam 50cm, Kendaraan Mogok Massal

Sebarkan artikel ini

Banjir Melanda Jakarta, Pluit Terendam Ketinggian Hingga 50 Cm

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Minggu, 18 Januari 2026, telah menyebabkan banjir di berbagai titik, salah satunya di kawasan Pluit. Pantauan di Jalan Pluit Karang Utara pada pukul 11.20 WIB menunjukkan genangan air mencapai ketinggian 20 hingga 50 sentimeter, melumpuhkan sebagian akses jalan.

Situasi di lapangan memperlihatkan dampak serius dari banjir tersebut. Di salah satu ruas jalan, sebuah mobil berwarna hitam dilaporkan tenggelam hingga keempat rodanya tak terlihat, mengindikasikan kedalaman genangan yang signifikan. Tidak hanya itu, sebuah mobil berwarna putih terpaksa mogok di tengah banjir dan membutuhkan bantuan evakuasi dari empat warga setempat untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Akibat tingginya genangan air, antrean kendaraan yang panjang terlihat menumpuk dari arah Pelabuhan Muara Angke. Warga dan pengendara terpaksa mengalihkan rute mereka, mengarahkan mobil dan motor untuk berbelok melalui Jalan Pluit Jelita dan Jalan Pluit Cantik, dengan tujuan akhir Jalan Muara Karang Raya. Meskipun demikian, masih ada sebagian pengendara yang nekat mencoba menerobos genangan air dengan berjalan perlahan. “Bisa lewat tapi di kanan terus,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Vaksinasi Massal di Mendoyo Bali, Enam Tim Geruduk Lawan Rabies

Penyebab Banjir dan Perbandingan dengan Kejadian Sebelumnya

Anwar (45), seorang warga yang ditemui di lokasi, menegaskan bahwa banjir yang terjadi di kawasan Pluit kali ini murni disebabkan oleh hujan deras, bukan akibat rob atau banjir pasang air laut. “Kalau di sini mah banjir kalau engga karena hujan ya tanggul bocor,” jelasnya.

Menurut pengamatan Anwar, ketinggian banjir pada Minggu ini masih tergolong lebih rendah dibandingkan dengan banjir yang melanda kawasan yang sama pada Senin, 12 Januari 2026. Ia juga menambahkan bahwa genangan air di titik tersebut sudah mulai menunjukkan tanda-tanda surut dibandingkan kondisi pada pagi hari. “Udah surut ini. Mulai tinggi tadi subuh karena hujan dari malam,” tambahnya, memberikan gambaran mengenai dinamika banjir yang terjadi.

Laporan BPBD DKI Jakarta: Sejumlah Wilayah Masih Tergenang

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mencatat bahwa banjir masih menggenangi sejumlah wilayah permukiman, ruas jalan, dan bahkan jalan tol di Jakarta pada Minggu pagi. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi kondisi tersebut.

Baca Juga :  Ayam Dramatis: Truk Terjebak Pohon Tabrak Toko di Bondowoso

“BPBD mencatat saat ini terdapat 16 RT dan 10 ruas jalan tergenang,” ujar Mohamad Yohan saat dikonfirmasi pada Minggu.

Yohan merinci bahwa wilayah Jakarta Barat menjadi daerah yang paling terdampak, dengan jumlah RT yang terendam banjir terbanyak, mencapai 13 RT. Ketinggian air banjir di wilayah ini dilaporkan bervariasi antara 25 hingga 40 sentimeter, bahkan ada yang mencapai 60 sentimeter akibat tingginya curah hujan.

Rincian wilayah di Jakarta Barat yang tergenang meliputi:
* Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT
* Kelurahan Tegal Alur: 4 RT
* Kelurahan Jelambar: 1 RT

Sementara itu, di Jakarta Utara, tercatat ada 2 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Dua RT tersebut berada di:
* Kelurahan Ancol: 1 RT
* Kelurahan Pademangan Barat: 1 RT

Di Jakarta Timur, genangan air dilaporkan merendam 1 RT di Kelurahan Rawa Terate, dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun beberapa area mulai surut, sebagian besar wilayah ibu kota masih berjuang menghadapi dampak dari curah hujan yang tinggi.