Misi Kemanusiaan Brimob Polda Sumut: Membantu Pemulihan Pasca-Bencana di Tapanuli Selatan
BATANGTORU – Kepedulian mendalam dan kehadiran negara terasa nyata bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan yang baru saja dilanda musibah banjir dan tanah longsor. Pada Sabtu, 31 Januari 2026, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmennya melalui aksi kemanusiaan berskala besar yang serentak dilaksanakan di berbagai wilayah terdampak di Kecamatan Batangtoru.
Sebanyak 88 personel Brimob Polda Sumut dikerahkan langsung ke lapangan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. Empat desa menjadi fokus utama penanganan, yaitu Desa Huta Godang, Desa Batu Horing, Desa Batu Hula, dan Desa Napa. Kehadiran mereka diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak dan mengembalikan kehidupan normal secepat mungkin.
Dipimpin langsung oleh AKP Tahi Parulian Hutagalung, kegiatan kemanusiaan ini mencakup berbagai aspek penting. Fokus utama adalah pembersihan lingkungan permukiman warga dari sisa-sisa material bencana. Selain itu, personel Brimob juga berperan aktif dalam pemasangan tenda hunian sementara bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal, mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan, serta turut serta dalam pembangunan hunian tetap yang lebih kokoh bagi masyarakat yang membutuhkan.
Lebih dari sekadar membersihkan puing-puing, upaya pemulihan yang dilakukan personel Brimob sangat komprehensif. Mereka tidak hanya fokus pada rumah warga, tetapi juga membantu memasang tenda ibadah sementara di sekitar area gereja yang terdampak, menata kembali jalur drainase yang tersumbat akibat longsoran, serta melakukan pekerjaan konstruksi seperti pengecoran lantai dan pemasangan kerangka bangunan di kawasan yang akan menjadi hunian tetap.
Seluruh rangkaian kegiatan ini tidak berjalan sendiri. Personel Brimob Polda Sumut bekerja bahu-membahu dengan personel gabungan dari TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait lainnya. Semangat sinergi dan gotong royong menjadi kunci utama dalam pelaksanaan setiap tahapan pemulihan, menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam menghadapi situasi sulit.
Pengawasan dan Koordinasi Lintas Sektor
Sebagai wujud tanggung jawab dan memastikan efektivitas program, pimpinan di lapangan turut melakukan peninjauan langsung ke setiap titik kegiatan. Koordinasi lintas sektor secara intensif dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pemulihan berjalan sesuai rencana, efektif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini penting agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat.
AKP Tahi Parulian Hutagalung menyampaikan optimisme mengenai dampak positif dari kehadiran timnya. “Kehadiran Brimob Polda Sumut tidak hanya membawa tenaga dan peralatan, tetapi juga harapan dan semangat baru bagi warga,” ujarnya, menekankan aspek psikologis dari bantuan yang diberikan. Dukungan moral ini seringkali sama pentingnya dengan bantuan fisik dalam proses pemulihan pasca-bencana.
Apresiasi dari Masyarakat
Sambutan hangat dan ungkapan terima kasih datang dari masyarakat setempat. Mereka menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kerja keras personel Brimob yang telah hadir membantu di tengah situasi yang sangat sulit ini. Kehadiran mereka di saat-saat genting memberikan rasa aman dan dukungan moral yang berarti.
Seluruh rangkaian kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Brimob Polda Sumatera Utara ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hal ini menjadi bukti nyata dari pengabdian Brimob Polda Sumut dalam menjalankan tugasnya untuk melayani dan melindungi masyarakat, terutama dalam menghadapi cobaan bencana alam. Upaya ini mencerminkan semangat pengabdian tanpa pamrih demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.















