masyarakat-budaya-dan-sejarah

Primbon Jawa: Makna Kelahiran 16 Juni 2001 Berdasarkan Wuku dan Weton

×

Primbon Jawa: Makna Kelahiran 16 Juni 2001 Berdasarkan Wuku dan Weton

Sebarkan artikel ini

Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran 16 Juni 2001

Primbon Jawa memiliki makna yang khusus bagi setiap orang yang lahir pada tanggal tertentu, termasuk mereka yang lahir pada 16 Juni 2001. Dalam perhitungan weton dan wuku, tanggal tersebut memiliki arti dan karakteristik yang unik. Ramalan ini mencakup berbagai aspek kehidupan seperti sifat, pergaulan, harta atau rezeki, jodoh, serta kecocokan dalam pekerjaan.

Primbon Jawa merupakan kitab warisan nenek moyang yang dipercaya oleh masyarakat Jawa dan bahkan di luar Pulau Jawa. Meskipun hanya ramalan, banyak orang mempercayainya sebagai acuan dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Kitab-kitab primbon ini juga disimpan dengan rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Beberapa contohnya adalah Kitab Ta’bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, dan Lontarak Bola.

Informasi Umum tentang Tanggal Kelahiran

Tanggal Masehi: 16 Juni 2001, Sabtu Saniscara

Tanggal Jawa: 24 Mulud 1934, Setu Pon

Tanggal Hijriah: 24 Rabiul Awal 1422

Watak Berdasarkan Weton

  • Dina: Setu

    Seseorang dengan dina Setu cenderung membuat orang merasa senang, tetapi sulit ditebak.

  • Pasaran: Pon

    Orang dengan pasaran Pon biasanya suka tinggal di rumah, tidak mau memakan sesuatu yang bukan miliknya sendiri, sering marah kepada keluarganya, dan pikirannya sering berbeda dari pandangan umum. Mereka juga suka berbantahan dan berani kepada atasan. Rezeki mereka cukup baik.

  • Haståwårå/Padewan: Yama

    Sederhana, jorok, dan pemaaf.

  • Sadwårå: Aryang

    (Manusia) Pelupa.

  • Sångåwårå/Padangon: Nohan

    (Bulan) Selalu berubah, indah dan mempesona, belas kasih.

  • Saptåwårå/Pancasuda: Wasesa Segara

    Pemaaf, suka menolong, berhati mulia.

  • Rakam: Nuju Pati

    Banyak sial dan apesnya.

  • Paarasan: Lakuning Banyu

    Teduh, murah hati, murah rejeki.

Baca Juga :  Ketahui Arti Mimpi Sandal Putus, Peringatan dalam Kehidupan Menurut Islam dan Primbon Jawa

Watak Berdasarkan Wuku

  • Wuku: Wugu

    Dewa Bumi: Singajanma.

  • Pohonnya Wuni

    Siapapun yang melihat dan bersimpati akan dicemburui dalam hal perolehan rejeki.

  • Burungnya Kepodhang

    Gampang tersinggung dan suka menyendiri.

  • Gedhongnya di belakang

    Kikir.

  • Wugu angkasa uwung-uwung

    Luas wawasan.

  • Aralnya: terkena bisa

    Harus waspada terhadap gangguan atau bahaya.

  • Sedekah / sesaji: nasi dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya bebek warna putih 2 ekor di lembaran, jajan pasar segala macam.

  • Do’anya: selamet kabulna, slawatnya: 10 ketheng.

  • Kala Jaya Bumi: ada di selatan menghadap ke utara.

  • Saat Wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang arahnya ke selatan.

  • Wugu kalayu lara mati padha rowang

    Memiliki setia kawan yang tinggi hingga mau berkorban sampai mati.

  • Wuku Wugu baik untuk memperbaiki rumah, mantu bepergian mencari rejeki, menanam ubi-ubian.

  • Tidak baik untuk membangun pertemanan, berselisih pada belakang harinya dalam mencari nafkah.

Baca Juga :  Merayakan Kelahiran Direktorat Jenderal Pesantren

Kesimpulan

Demikianlah ramalan tentang kelahiran 16 Juni 2001 menurut hitungan weton dan wuku dalam Primbon Jawa. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan memberikan gambaran tentang karakter, nasib, serta perjalanan hidup yang diungkap melalui perhitungan tradisional Jawa. Tetaplah bijak dalam menyikapi ramalan ini, dan jadikan sebagai referensi tambahan untuk mengenal diri lebih baik. Semoga bermanfaat!