Berita

Produksi ASI Pengaruhi Gen Tapi Tetap Berkualitas Sama

×

Produksi ASI Pengaruhi Gen Tapi Tetap Berkualitas Sama

Sebarkan artikel ini

Penelitian Terbaru Mengungkap Keterkaitan Produksi ASI dengan Gen dan Mikrobioma

Dalam penelitian terbaru, ditemukan bahwa jumlah produksi ASI dapat memengaruhi kadar beberapa gen yang berbeda. Meski begitu, setiap ASI memiliki kandungan mikrobioma yang sama banyaknya, baik itu ASI berlimpah atau biasa saja.

ASI memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan dan perkembangan bayi. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa ASI merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi. Dalam penelitian terbaru, ditemukan bahwa tingkat produksi ASI seorang ibu dapat memengaruhi kadar gen dalam ASI tersebut. Namun, hal ini tidak mengurangi manfaat ASI, karena mikrobioma dalam ASI tetap kaya dan bermanfaat bagi bayi.

Penelitian pada 30 Ibu Menyusui di AS



Penelitian ini melibatkan 30 ibu menyusui, yang dibagi menjadi tiga kelompok: 9 ibu dengan produksi ASI rendah, 7 ibu dengan produksi ASI tinggi, dan 14 ibu dengan produksi ASI normal. Para peneliti menganalisis komposisi genetik globules, lemak susu, dan sel-sel yang berasal dari saluran ASI.

Perbedaan Kadar Gen dalam ASI



Hasil penelitian yang dipublikasikan di Science Advance menunjukkan bahwa produksi ASI memengaruhi kadar gen dalam ASI. Ditemukan tiga jenis gen yang disebut GLP1R, PLIN4, dan KLF10. Tingkat ketiga gen tersebut berbeda pada ibu dengan produksi ASI tinggi, normal, dan rendah. Selain itu, terdapat perbedaan jenis sel yang ditemukan berdasarkan produksi ASI tersebut.

Baca Juga :  Jangan Berlebihan Mengonsumsi Vitamin C, Ini Jelasnya

Meski belum diketahui secara pasti manfaat dari ketiga gen tersebut, penemuan ini bisa menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai ASI.

Mikrobioma dalam ASI Tetap Sama Banyaknya



ASI mengandung bakteri baik yang membantu kesehatan usus bayi. ASI juga berperan penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh, metabolisme, dan sistem saraf bayi. Dalam penelitian ini, para peneliti juga mengecek jumlah bakteri baik atau mikrobioma dalam ASI, baik yang produksinya banyak maupun sedikit.

Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah suplai ASI tidak memengaruhi jumlah bakteri usus bayi atau mikrobioma. Artinya, baik ASI berlimpah atau sedikit, bayi tetap mendapatkan manfaat yang sama.

Mendorong Ibu untuk Tetap Menyusui



Penelitian ini dapat membantu meningkatkan semangat para ibu yang memiliki produksi ASI tidak terlalu banyak. Mitos yang menyatakan bahwa ASI sedikit tidak bergizi dapat ditampik dengan hasil penelitian ini.

Baca Juga :  Eggi: Habib Rizieq Belum Mau Pulang karena Ahoker dan Jokowier

“Temuan ini semakin mendukung pesan bahwa ibu dengan suplai ASI rendah harus didorong untuk melanjutkan pemberian ASI guna mendukung perkembangan mikrobioma bayi yang sehat,” ujar para peneliti.

Tips Waktu Menyusui Ideal untuk Menjaga Produksi ASI

Menyusui secara teratur dan tepat waktu sangat penting untuk menjaga produksi ASI. Mama disarankan untuk menyusui bayi sesuai kebutuhan bayi dan tidak melewatkan waktu menyusui.

Inspirasi: Mama yang Tetap Aktif Meski Sambil Menyusui

Beberapa ibu tetap aktif melakukan olahraga meskipun sedang menyusui. Ini menunjukkan bahwa menyusui tidak menghalangi aktivitas harian ibu.

Apakah Ibu Menyusui Boleh Makan Saus Tiram?

Banyak ibu menyusui ingin tahu apakah makanan tertentu aman dikonsumsi. Saus tiram bisa dikonsumsi dengan batasan tertentu, tetapi sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi.