Banjir bandang yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh telah memicu kepedulian dari berbagai pihak, termasuk kalangan selebriti. Presenter dan tokoh publik, Raffi Ahmad, turut memberikan bantuan signifikan untuk meringankan beban para korban.
Bantuan Rp15 Miliar dari Raffi Ahmad
Raffi Ahmad, yang juga dikenal sebagai utusan presiden, menyalurkan bantuan sebesar Rp15 miliar untuk membantu para korban banjir di Sumatera. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Hujan deras yang berkepanjangan menyebabkan sungai meluap dan menghantam pemukiman warga, mengakibatkan kerusakan parah dan memaksa warga mengungsi. Akses yang sulit menuju lokasi bencana menjadi tantangan tersendiri dalam penyaluran bantuan.
Meskipun tidak dapat hadir langsung di lokasi bencana, Raffi Ahmad bersama istrinya, Nagita Slavina, terus memantau penyaluran donasi dan memberikan dukungan moral kepada para korban melalui panggilan video. Raffi menekankan bahwa yang terpenting adalah ketulusan dalam membantu sesama, bukan sekadar nominal yang diberikan.
“Enggak, intinya bukan masalah itunya. Yang penting kita memberikan kontribusi yang paling terbaik,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu padu membantu para korban banjir. “Ini kan satu Indonesia harus sama-sama lah. Negara hadir, masyarakat hadir, kita sama-sama. Semoga saudara-saudara kita yang terkena bencana diberikan ketabahan. Banyak juga yang meninggal dunia, semoga diterima di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” lanjutnya.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Bantuan dari Raffi Ahmad disambut baik oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. Melalui akun Instagram pribadinya, Vasco mengunggah momen saat melakukan panggilan video dengan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Vasco menyampaikan bahwa donasi tersebut telah diterima dan akan disalurkan dengan sebaik-baiknya kepada yang membutuhkan.
“Ini karena kedekatan hati saya sama Pak Wagub, mohon maaf ini saya secara pribadi langsung kasih ke Pak Wagub saja, karena saya yakin Pak Wagub amanah nanti biar sampai ke titik-titiknya yang memang membutuhkan, Pak Wagub kan lebih paham,” kata Raffi Ahmad.
Wagub Vasco juga menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. “Kita lagi lihat pengungsian sama temen-temen Rans, aa makasih ya, ini udah kami terima bantuannya aa, mudah-mudahan nanti kami bisa salurkan,” ujarnya. Raffi juga meminta maaf karena belum bisa mengunjungi langsung lokasi banjir dan berjanji akan datang memberikan dukungan kepada para korban. “Maaf kami belum ke sana, kalau misal kondisi udah baik, kita support untuk healing traumanya,” ujar Raffi.
Wagub Vasco juga mengungkapkan rencana untuk merelokasi rumah-rumah warga yang hanyut di pinggir sungai. Untuk sementara waktu, hunian sementara akan dibangun dengan dana dari Raffi Ahmad dan pemerintah. Ia juga memuji ketulusan dan kepedulian Raffi Ahmad terhadap para korban bencana. “Tanpa banyak bicara, sahabat kami @raffinagita1717 secara pribadi langsung ikut berkontribusi 5 miliar untuk membantu proses pemulihan pasca bencana. Terima kasih atas kepedulian dan solidaritas yang tulus dari para sahabat. Kebaikan seperti inilah yang menguatkan kami bahwa gotong royong dan rasa persaudaraan akan selalu hidup di tengah duka,” tulisnya.
Pujian dari Warganet
Aksi sosial Raffi Ahmad ini menuai pujian dari warganet. Banyak yang kagum dengan kebaikan hati Raffi dan Nagita Slavina yang tidak pernah berhenti membantu sesama.
“Masyyallah makasi rans bg rafi udh bantu kampung kami di Padang,” tulis akun @liz***.
“Gapernah koar koar, tiba-tiba nyumbang 3 provinsi sekaligus pake uang pribadi 5m 5m jadikan aku kaya juga ya Rabb, mau banyak berbagi seperti orang ini,” tambah akun @syi***.
“Thank u @raffinagita1717 sudah membantu Sumatera barat semoga sumbangan ini amanah dan di salurkan dengan baik,” tambah akun @yan***.
Raffi Ahmad memberikan donasi sebesar Rp5 miliar untuk masing-masing dari tiga provinsi yang terdampak banjir bandang, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Total bantuan yang diberikan mencapai Rp15 miliar.
Dampak Banjir yang Mengerikan
Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan dampak yang sangat besar. Hingga Rabu (3/12/2025), jumlah korban meninggal dunia mencapai 753 orang. Selain itu, ratusan orang masih dinyatakan hilang dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.
Korban Jiwa dan Pengungsi: Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah korban meninggal dunia mencapai 753 jiwa, dengan 650 orang masih hilang, dan 2.600 orang mengalami luka-luka. Jumlah pengungsi mencapai 106.200 di Sumatera Barat, 538.000 di Sumatera Utara, dan 1,5 juta warga Aceh.
Kerusakan Infrastruktur: Banjir bandang juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, termasuk rumah, jembatan, fasilitas pendidikan, dan tempat ibadah. Sebanyak 3.600 rumah rusak berat dan 2.100 rumah rusak ringan.
Dampak Ekonomi: Bencana ini tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial, tetapi juga ekonomi. Kerugian akibat banjir diperkirakan mencapai triliunan rupiah.
Kerugian Ekonomi Akibat Banjir
Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memperkirakan kerugian akibat banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh mencapai triliunan rupiah. Bencana ini berdampak signifikan pada ekonomi regional dan nasional. Pada skala nasional, bencana ini diperkirakan menyebabkan penurunan produk domestik bruto (PDB) hingga Rp 68,67 triliun atau setara dengan 0,29 persen.
CELIOS mencatat bahwa kerugian di Aceh mencapai Rp2,04 triliun, Sumatra Utara Rp2,07 triliun, dan Sumatra Barat Rp2,01 triliun. Total kerugian di tiga provinsi tersebut mencapai Rp 6,12 triliun. Kerugian ini meliputi kerusakan rumah penduduk, kehilangan pendapatan rumah tangga, rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan, serta kehilangan produksi lahan pertanian yang tergenang banjir. Bantuan dari berbagai pihak, termasuk Raffi Ahmad, diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu proses pemulihan pasca-bencana.

















