Berita

Ratusan Buruh di Batam Gelar Aksi Protes Menolak Implementasi Tapera

×

Ratusan Buruh di Batam Gelar Aksi Protes Menolak Implementasi Tapera

Sebarkan artikel ini
Ratusan Buruh dibatam Melakukan Unjuk Rasa didepan Kantor Walikota Batam (12 Juni 2024)

BATAM,ALREINAMEDIA.COM  – Ratusan buruh di kota Batam menggelar aksi unjuk rasa yang menggema di sepanjang jalan utama, mengecam rencana pemerintah untuk menerapkan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Dalam demonstrasi yang berlangsung damai namun penuh semangat, para buruh mengungkapkan keprihatinan mereka atas dampak yang mungkin ditimbulkan oleh implementasi Tapera.

Tapera, program tabungan perumahan yang diinisiasi pemerintah, bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan perumahan yang layak.

Namun, di tengah kenaikan harga properti dan biaya hidup yang terus meningkat, banyak buruh merasa bahwa kebijakan ini akan menambah beban finansial mereka.

Salah satu perwakilan dari serikat buruh setempat, Budi Santoso, menegaskan bahwa mayoritas buruh di Batam tidak mampu memenuhi persyaratan untuk menyisihkan sebagian penghasilan mereka ke dalam program Tapera.

Baca Juga :  Krisis BBM Memburuk, Sejumlah SPBU di Banda Aceh Tutup Total

“Kami menghadapi tantangan besar untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, dan menambah kewajiban finansial hanya akan membuat situasi kami semakin sulit,” ungkap Budi.

Selain itu, para demonstran juga menyuarakan keprihatinan mereka tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Tapera.

Mereka menekankan perlunya jaminan bahwa dana yang disisihkan akan digunakan secara efektif dan adil untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Meskipun demikian, pemerintah daerah Batam menegaskan bahwa mereka akan terus berupaya untuk menjembatani kekhawatiran para buruh dan menjelaskan manfaat dari program Taan dialog terbuka dan transparan dengan selur kepenRatusatingan untuk mencari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak.

Aksi unjuk rasa ini menjadi cerminan dari perjuangan buruh dalam memperjuangkan hak-hak mereka dan menentang kebijakan yang dianggap merugikan.

Baca Juga :  Gebyar PAUD Bintan 2025

Dengan harapan agar suara mereka didengar, para buruh di Batam menegaskan komitmennya untuk terus bersatu dan berjuang demi kesejahteraan bersama.(**)

Redaksi : Feryanda