Lokal

Rob Lumpuhkan Puluhan Rumah di Tanjung Mentok

×

Rob Lumpuhkan Puluhan Rumah di Tanjung Mentok

Sebarkan artikel ini

Banjir Rob Ganas Melanda Pesisir Bangka Barat, Puluhan Keluarga Terdampak

Mentok, Bangka Barat – Wilayah pesisir Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, kembali dilanda musibah banjir rob. Kejadian kali ini terjadi pada Minggu pagi, 4 Januari 2026, sekitar pukul 06.30 WIB, ketika gelombang pasang air laut yang tinggi merendam permukiman warga di Kampung Tanjung, RT 01 RW 14, Kecamatan Mentok.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat menerima laporan kejadian ini dari warga setempat pada pukul 07.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bangka Barat segera bergerak menuju lokasi. Tim diberangkatkan dari posko pada pukul 07.30 WIB dan tiba di Kampung Tanjung sepuluh menit kemudian, pada pukul 07.40 WIB.

Berdasarkan hasil kajian cepat yang dilakukan di lapangan, banjir rob ini berdampak pada 78 kepala keluarga yang bermukim di Kampung Tanjung RT 01 RW 14. Meskipun puluhan keluarga terdampak genangan air, Kepala BPBD Bangka Barat, Safrizal, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun warga yang terpaksa mengungsi akibat peristiwa ini. Fasilitas umum di area tersebut dilaporkan tidak mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular

“Kami dari BPBD Bangka Barat melakukan pemantauan di sejumlah titik yang tergenang air. Serta mengambil langkah-langkah penanganan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan,” ujar Safrizal.

Warga Diminta Tetap Siaga Menghadapi Pasang Puncak Air Laut

Meskipun kondisi di lokasi kejadian dilaporkan mulai membaik pada Minggu siang, pukul 09.29 WIB, dengan air laut yang berangsur surut, masyarakat diimbau untuk tetap siaga. Pihak BPBD memprediksi periode pasang puncak air laut masih akan berlanjut hingga hari Senin, 5 Januari 2026.

“Warga kami minta tetap waspada dan memperhatikan kondisi pasang surut air laut, khususnya bagi yang tinggal di wilayah pesisir,” tegas Safrizal.

BPBD Bangka Barat akan terus melakukan pemantauan intensif dan menjaga kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir rob susulan.

Potensi Lokasi Banjir Rob di Kecamatan Mentok

Fenomena banjir rob di Kecamatan Mentok bukanlah hal baru. Kepala BPBD Bangka Barat memprediksi periode pasang air laut yang menyebabkan banjir rob masih akan terjadi. Oleh karena itu, pemerintah daerah telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menghadapi periode pasang air laut yang berpotensi melanda sejumlah daerah pesisir.

Baca Juga :  Ciamis Siap Sambut Menteri: Kebersihan Jadi Prioritas

Beberapa lokasi di Kecamatan Mentok yang memiliki potensi terdampak banjir rob meliputi:

  • Kampung Tanjung
  • Kampung Tanjung Pakdan
  • Kampung Ulu
  • Tanjung Kalian
  • Tanjung Laut
  • Teluk Rubiah Laut

Koordinasi dan Persiapan Logistik Dilakukan

Menghadapi potensi banjir rob yang terus berulang, pemerintah daerah bersama Dinas Sosial telah melakukan koordinasi dan persiapan logistik. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan efektif apabila diperlukan.

“Saat ini pemerintah daerah terus memantau dan melakukan penanganan secara sistematis dan berkelanjutan. Sehingga peristiwa banjir rob tidak lagi menjadi agenda tahunan,” harap Safrizal, seraya menekankan komitmen pemerintah untuk mencari solusi jangka panjang agar masyarakat pesisir tidak terus menerus dilanda banjir rob.

Upaya pemantauan, kesiapsiagaan, dan koordinasi lintas sektor ini diharapkan dapat meminimalkan dampak banjir rob di masa mendatang dan meningkatkan ketahanan masyarakat pesisir terhadap bencana alam.