Lokal

Sapi Kurban Bupati Sambut Jemaah Sekumpul di Tanahlaut

×

Sapi Kurban Bupati Sambut Jemaah Sekumpul di Tanahlaut

Sebarkan artikel ini

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah untuk Jemaah Rutinan Malam Senin Sekumpul

Pelaihari – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahlaut (Tala) menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap ribuan jemaah yang akan mengikuti Rutinan Malam Senin Sekumpul, sebuah tradisi penting yang bertepatan dengan peringatan haul 5 Rajab wafatnya ulama besar Abah Guru Sekumpul. Bentuk nyata dari perhatian ini diwujudkan melalui penyediaan posko singgah yang komprehensif dan berbagai fasilitas pendukung.

Inisiatif ini digagas langsung oleh Bupati Tanahlaut, H. Rahmat Trianto, yang secara khusus menyiapkan dua ekor sapi. Daging sapi ini nantinya akan diolah menjadi hidangan gratis bagi jemaah yang melintasi wilayah Tanahlaut dalam perjalanan mereka menuju Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Proses persiapan bantuan sapi ini telah berjalan dengan baik. Pada hari Rabu lalu, kedua ekor sapi tersebut secara resmi diserahkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala kepada Bagian Kesra Setda Tala. Keesokan harinya, pada hari Kamis, sapi-sapi tersebut disembelih. Daging hasil sembelihan ini akan menjadi bagian dari menu hidangan di Posko Singgah Warung Gratis Relawan Sekumpul Pemkab Tala yang berlokasi strategis di Gunung Kayangan. Lokasi persisnya berada di dekat Tugu Kijang Mas, tidak jauh dari Menara Pandang setempat, dan secara administratif masuk dalam wilayah Desa Sungaijelai, Kecamatan Tambangulang.

Posko singgah ini dijadwalkan mulai beroperasi pada hari Sabtu dan akan terus melayani jemaah hingga hari Senin mendatang.

Komitmen Pelayanan Prima untuk Jemaah

Bantuan sapi ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintahan Bupati H. Rahmat Trianto dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah. Setiap tahunnya, ribuan jemaah dari berbagai daerah melintasi jalur Tanahlaut untuk menghadiri Rutinan Malam Senin Sekumpul. Keberadaan posko singgah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi mereka.

Baca Juga :  Reaksi Santai Suami Bos WO Bodong: Tak Bela Istri?

Lebih dari sekadar penyediaan konsumsi gratis, posko singgah ini dirancang untuk menjadi pusat layanan terpadu. Selain hidangan makanan dan minuman gratis, jemaah juga akan mendapatkan snack. Berbagai fasilitas penunjang kenyamanan telah disiapkan, mencakup:

  • Area Parkir yang Luas: Memberikan kemudahan bagi jemaah yang menggunakan kendaraan pribadi.
  • Tempat Istirahat yang Nyaman: Area yang dirancang untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan.
  • Fasilitas Toilet/WC Bersih: Menjamin kebersihan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna.
  • Tempat Ibadah: Menyediakan sarana bagi jemaah untuk menjalankan ibadah.
  • Layanan Pengisian Daya Telepon Genggam: Membantu jemaah tetap terhubung dengan keluarga atau kerabat.
  • Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Tim medis siap sedia untuk memberikan layanan kesehatan dasar.
  • Alat Terapi Pijat dan Obat-obatan: Fasilitas tambahan untuk meredakan kelelahan.
  • Tukang Pijat Tradisional: Memberikan layanan pijat profesional bagi jemaah.
  • Layanan Bengkel dan Tambal Ban: Membantu mengatasi masalah kendaraan di perjalanan.
  • Pompa Angin: Fasilitas penting untuk memastikan kondisi ban kendaraan tetap optimal.

Bupati H. Rahmat Trianto secara pribadi mengundang seluruh jemaah Rutinan Malam Senin Sekumpul yang melintasi wilayah Tanahlaut untuk tidak ragu memanfaatkan posko singgah ini sebagai tempat beristirahat. “Kami berharap perjalanan para jemaah dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar,” ujar Bupati.

Melalui inisiatif ini, Pemkab Tala berupaya menunjukkan pelayanan tulus pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan yang memiliki nilai historis dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Gudang Beku Lebak Terbakar: Damkar Ungkap Penyebabnya

Sambutan Antusias dari Masyarakat

Kehadiran posko singgah Pemkab Tala ini mendapat sambutan hangat dan antusias dari kalangan warga di daerah tersebut. “Alhamdulillah, masya Allah luar biasa Pak Bupati H. Rahmat begitu memperhatikan jemaah Sekumpul yang melewati daerah ini,” ungkap Rahmani, salah seorang warga Pelaihari.

Rahmani menambahkan bahwa Tanahlaut memang merupakan salah satu jalur vital bagi jemaah yang menuju Martapura. Daerah ini menjadi titik persinggahan penting bagi jemaah yang berasal dari Kabupaten Tanahbumbu, Kotabaru, dan bahkan dari Kalimantan Timur. Selain jalur utama yang melalui Banua Enam, sebagian jemaah dari Kaltim, seperti dari Tanah Grogot, Penajam, dan Paser, seringkali memilih rute melalui Kotabaru (Serongga), Batulicin (Tanbu), kemudian Tanahlaut, sebelum akhirnya melanjutkan ke Banjarbaru dan Martapura.

Berdasarkan analisis rute perjalanan, setidaknya tujuh kecamatan di Tanahlaut dilalui oleh jemaah Sekumpul yang akan menuju Posko Singgah Pemkab di Gunung Kayangan. Kecamatan-kecamatan tersebut meliputi Pelaihari, Bajuin, Takisung, Panyipatan, Kintap, Jorong, dan Batuampar. Sementara itu, empat kecamatan lainnya, yaitu Tambangulang, Kurau, Bumimakmur, dan Batibati, tidak dilalui oleh rute mayoritas jemaah.

Pemkab Tala telah mendirikan posko singgah semacam ini selama tiga tahun terakhir. Pada dua tahun sebelumnya, posko singgah didirikan di Desa Banyuirang, Kecamatan Batibati, yang berbatasan langsung dengan wilayah Banjarbaru, menunjukkan konsistensi pemerintah dalam memberikan dukungan kepada jemaah.