umum

Selasa Adven: Liturgi 9 Des 2025

×

Selasa Adven: Liturgi 9 Des 2025

Sebarkan artikel ini

Kalender Liturgi Katolik: Selasa, Pekan II Adven Tahun A Menjelang Natal

Pada hari Selasa dalam Pekan II Adven Tahun A, umat Katolik diajak untuk merenungkan makna penantian dan persiapan menyambut kelahiran Yesus Kristus. Warna liturgi yang digunakan pada hari ini adalah ungu, yang melambangkan pertobatan dan persiapan.

Bacaan-Bacaan Liturgi

Berikut adalah bacaan-bacaan yang digunakan dalam perayaan Ekaristi pada hari Selasa ini:

  • Bacaan Pertama: Yesaya 40:1-11
  • Mazmur Tanggapan: Mazmur 96:1-2, 3, 10ac, 11-12, 13
  • Injil: Matius 18:12-14
  • Bacaan Ofisi (BcO): Yesaya 24:18b-25:5

Refleksi Bacaan Pertama: Yesaya 40:1-11

Nabi Yesaya menyampaikan pesan penghiburan bagi umat Israel yang sedang dalam pembuangan. Allah berjanji untuk membebaskan mereka dan membawa mereka kembali ke Yerusalem. Pesan ini juga relevan bagi kita saat ini, mengingatkan kita bahwa Allah selalu hadir untuk menghibur dan membebaskan kita dari segala kesulitan.

Ayat-ayat penting dalam bacaan ini:

  • Yesaya 40:1-2: “Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu, tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni…” Ayat ini menekankan tentang pengampunan dosa.
  • Yesaya 40:3-5: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!…maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama…” Ayat ini menyerukan untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan.
  • Yesaya 40:11: “Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.” Ayat ini menggambarkan Allah sebagai gembala yang penuh kasih, yang selalu menjaga dan melindungi umat-Nya.
Baca Juga :  Kalender Jawa 2025: Selasa Kliwon, Neptu, dan Weton 9 Desember

Mazmur Tanggapan: Mazmur 96:1-2, 3, 10ac, 11-12, 13

Mazmur ini mengajak kita untuk menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan, memuji nama-Nya, dan mengabarkan keselamatan yang dari pada-Nya. Mazmur ini juga menyatakan bahwa Tuhan adalah Raja yang memerintah dengan adil dan setia.

Ayat-ayat penting dalam mazmur ini:

  • Mazmur 96:1-2: “Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.” Ayat ini adalah ajakan untuk memuji Tuhan dan mengabarkan keselamatan-Nya.
  • Mazmur 96:10: “Katakanlah di antara bangsa-bangsa: ‘TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.'” Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan adalah Raja yang berkuasa atas seluruh dunia.
  • Mazmur 96:11-12: “Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai.” Ayat ini menggambarkan sukacita seluruh ciptaan atas kedatangan Tuhan.

Injil: Matius 18:12-14

Injil hari ini mengisahkan perumpamaan tentang seorang gembala yang mencari domba yang hilang. Perumpamaan ini mengajarkan kita tentang kasih Allah yang tak terbatas kepada setiap orang, bahkan kepada mereka yang tersesat. Allah tidak menghendaki seorang pun hilang.

Poin penting dari perumpamaan ini:

  • Kasih Gembala: Gembala rela meninggalkan 99 domba yang aman untuk mencari satu domba yang hilang. Ini menunjukkan betapa berharganya setiap individu di mata Tuhan.
  • Sukacita Penemuan: Gembala sangat bersukacita ketika menemukan domba yang hilang. Sukacita ini menggambarkan sukacita Allah ketika seseorang kembali kepada-Nya.
  • Kehendak Bapa: Bapa di surga tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak-Nya hilang. Ini menunjukkan betapa pentingnya keselamatan setiap orang bagi Allah.
Baca Juga :  Ramalan Zodiak Selasa April 2026: Aries Percaya Diri, Aquarius Penuh Cinta

Bacaan Ofisi (BcO): Yesaya 24:18b-25:5

Bacaan Ofisi ini menggambarkan penghakiman Allah atas bumi dan janji keselamatan bagi umat-Nya. Bacaan ini juga menyoroti tentang harapan dan pemulihan.

  • Yesaya 24:18b-20: Menggambarkan kehancuran dan kekacauan akibat dosa.
  • Yesaya 24:21-23: Menjelaskan tentang penghakiman Allah atas penguasa duniawi dan janji pemerintahan Allah di Sion.
  • Yesaya 25:1-5: Mengungkapkan pujian dan syukur kepada Allah atas kesetiaan dan perlindungan-Nya terhadap umat-Nya.

Penerapan dalam Hidup Sehari-hari

Sebagai umat Katolik, kita dapat menerapkan pesan-pesan dari bacaan-bacaan ini dalam hidup sehari-hari dengan cara:

  • Menghibur dan Menguatkan: Menjadi pembawa penghiburan bagi orang-orang di sekitar kita yang sedang mengalami kesulitan.
  • Mempersiapkan Diri: Mempersiapkan diri menyambut kedatangan Kristus dengan bertobat dan memperbaiki diri.
  • Mencari yang Hilang: Menjangkau orang-orang yang tersesat dan membawa mereka kembali kepada Tuhan.
  • Memuji dan Bersyukur: Memuji dan bersyukur kepada Allah atas segala berkat dan rahmat-Nya.
  • Menjadi Saksi: Menjadi saksi kasih dan kebaikan Allah melalui perkataan dan perbuatan kita.

Dengan merenungkan dan menerapkan pesan-pesan ini, kita dapat menjalani masa Adven ini dengan lebih bermakna dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut kelahiran Sang Juru Selamat.