Papua

Seminar Nasional dan Worshop, memperingati HARDIKNAS Universitas Cenderawasih Jayapura Papua

×

Seminar Nasional dan Worshop, memperingati HARDIKNAS Universitas Cenderawasih Jayapura Papua

Sebarkan artikel ini

BATAM – Seri Literasi Kemahasiswaan, rumah ruang menulis Mahasiswa edit edukasi digital Papua, Uncen Makin cakap digital. Dalam rangka peringatan hari Pendidikan Nasional, akan melakukan seminar di hotel Grend Abepura Jayapura Papua, Selasa, (2/5/2023)

Seminar Nasional dan pelatihan Worshop untuk memperigati hari pendidikan Nasional akan berlangsung pada pukul 9.00 waktu Papua. Dalam seminar tersebut akan dihadiri oleh Lektor universitas Cenderawasih, Dr. Oskar O. Wambrauw, SE., M. Sc., Agr, pemateri, senioritas, serta seluruh Mahasiswa/I yang ada di kota Jayapura.

Roberth Yewen, S. Sos., M. Sos Jurnalis Kompas Akademisi Universitas Papua (Unipa) dan penulis buku. Sebagai narasumber “ literasi menulis Tips dan Trik menulis dan menerbitkan buku menjelaskan bahwa, mahasiswa/I menulis tentang pengalaman dikampung, wisata, membangun kampung binaan dunia literasi dan berbagai macam pengalaman lainnya.

“Ini menjadi semangat awal untuk membangun literasi mahasiswa/I Papua, untuk lebih banyak mengorbitkan penulis-penulis Papua yang hebat,” jelas Yewen.

Penulis yang hebat, Jelas Yewan, adalah bermula dari pembaca yang hebat, membaca baik, banyak referensi, maka mahasiswa tersebut akan menulis dengan baik. Membaca menjadi awal tongkak membangun dunia literasi.

Kerangka untuk menulis buku, menentukan thema, srtuktur penulisan, mengumpulkan data referensi maupun riset, dari media-media kemudian mulai menulis. Kemudian mempuyai target, dalam jangka waktu 1-4 minggu atau lebihnya.

Kami punya pengalaman menulis bersama mahasiswa, kami menulis tentang buku “ Masa lalu masa depan pendidikan berpola asrama”, itu mereka menulis tentang kisah di asrama, kemudian akan menjadi tulisan.

Sementara itu Kurnia Patma, SE.,M.Ak.,CAP.,CRP., CIISA, Akademisi Universitas Cenderawasih dan Essayit,” literasi menulis Tips dan Trics menulis essay dan kreatif”, juga sebagai ketua Panitia dalam seminar Nasional dan Worshop mengatakan bahwa, Mahasiswa harus dibekali dengan Sof Skil dalam literasi menulis.

Dalam kegiatan seminar ini, tulisan mereka harus diproduksi dalam bentuk buku.

“Tugas akhir sikripsi mahasiswa ini sebagai formalitas, setelah selesai ujian tidak memberikan dampak sama sekali. Kami merubah skenarionya, kami mendorong mereka semua kajian riset mereka, dikemas dalam bentuk essay atau buku, yang kemudian bisa menarik orang untuk membaca, dan punya dampak positif,” jelasnya Kurnia Patma.

Sementara itu literasi digital kita inisiasi agar mereka juga bisa memproteksi aktivitas mereka dalam ruang lingkup digital.

Ini awalnya kita buka untuk mahasiswa Universitas cenderawasih tetapi, ternyata ada mahasiswa/I dari luar uncen sepertinya, Kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura, Unversitas Muhamadya Papua dan universitas lainnya, yang ada di kota Jayapura.

Kegiatan seminar nasional dan woorshop kami laksanakan 1 hari, kegiatan lanjutan dari sebelumnya. Ada seri khusus kewirausahaan, seri Pendidikan dan lainya.

Rektor Universitas Cenderawasih (Dr. Oskar Oswald O. Wambrauw, SE., M. Sc., Agr) sebelum menutup seminar Nasional dan workshop, ruang rumah menulis mahasiswa, edugasi digital Papua mengatakan kegiatan merdeka belajar, kampus merdeka, merupakan kebijakan nasional Kemendikbud.

Melalui kurikulum merdeka belajar memberikan kesempatan kepada setiap mahasiswa untuk mendapatkan kebebasan untuk meningkatkan pengetahuan kompetensi, inovasi agar mahasiswa masuk di dunia kerja

Rector uncen akan menutup kegiatan seminar dengan memberikan sertifikat kepada parah peserta seminar nasional dan worshop dengan sangat meriah.

Penulis : Lambertus Magai
Editor : Arizki

Baca Juga :  Presiden Jokowi Dorong Kemandirian Gula Nasional