Muhammad Syahrial Pimpin Lemkari Banjarbaru Periode 2025-2029, Fokus Tingkatkan Kualitas Pelatih dan Pembinaan Atlet
Banjarbaru, Kalimantan Selatan – Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Cabang Kota Banjarbaru kini memiliki nahkoda baru. Muhammad Syahrial secara resmi dilantik sebagai Ketua Lemkari Banjarbaru untuk periode 2025-2029. Prosesi pelantikan yang khidmat ini diselenggarakan di Kiram Park, Kabupaten Banjar, pada hari Minggu, 18 Januari 2026.
Acara penting ini turut dihadiri oleh sosok terkemuka di dunia Lemkari, yaitu Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Lemkari, Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin. Kehadirannya menjadi simbol dukungan dan pengakuan terhadap kepengurusan baru yang akan memimpin Lemkari di Banjarbaru.
Dalam sambutannya, Paman Birin menekankan pentingnya sebuah organisasi karate untuk tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun karakter dan semangat kebersamaan di antara anggotanya. “Prestasi itu penting, tetapi yang utama adalah karakter dan semangat kebersamaan, maka dari itu Lemkari bisa tetap solid dan berkelanjutan,” ujar Paman Birin. Beliau berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, Lemkari Banjarbaru dapat terus tumbuh dan berkembang dengan pondasi yang kuat.
Menyambut amanah yang diemban, Ketua Lemkari Banjarbaru terpilih, Muhammad Syahrial, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan arahan dari pengurus provinsi Kalimantan Selatan maupun Pengurus Besar Lemkari. Syahrial menyampaikan optimisme dan tekadnya untuk membawa Lemkari Banjarbaru ke arah yang lebih baik. “Sesuai arahan pengurus provinsi Kalsel dan pengurus besar Lemkari, saya akan buktikan di bawah kepengurusan saya Lemkari Banjarbaru akan maju dan berkarakter,” tegasnya.
Syahrial memaparkan langkah-langkah strategis yang akan menjadi prioritas utama dalam masa kepemimpinannya. Fokus utamanya adalah pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Lemkari, baik itu para pelatih maupun atlet.
Peningkatan Kualitas Pelatih:
Syahrial mengidentifikasi peningkatan kualitas pelatih sebagai langkah awal yang paling krusial. Beliau meyakini bahwa pelatih yang berkualitas adalah kunci untuk menghasilkan atlet yang unggul. Program-program pelatihan dan pengembangan bagi para pelatih akan diintensifkan guna memastikan mereka memiliki pengetahuan, teknik, dan metode pengajaran yang mutakhir.Optimalisasi Pembinaan Atlet Berjenjang:
Selanjutnya, Syahrial bertekad untuk memaksimalkan program pembinaan atlet secara berjenjang dan terarah. Ini berarti menciptakan sistem yang terstruktur mulai dari tingkat dasar hingga atlet berprestasi, dengan memperhatikan perkembangan setiap individu. Pendekatan yang terarah akan memastikan bahwa setiap atlet mendapatkan pembinaan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan mereka, sehingga mereka dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan.
Selain seremoni pelantikan pengurus, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan ujian sabuk dan ujian Kyu secara serentak. Acara ini menjadi momen penting bagi para karateka untuk menunjukkan kemampuan dan kemajuan mereka.
Syahrial menilai bahwa ujian-ujian semacam ini memiliki peran ganda yang sangat signifikan. Pertama, ujian ini berfungsi sebagai alat untuk menjaga standar teknik dan kedisiplinan para karateka, memastikan bahwa setiap tingkatan sabuk dan kyu tercapai melalui proses yang terukur dan berkualitas. Kedua, kegiatan ini juga menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar-pengurus, serta antara pengurus dengan para anggota. Interaksi langsung dalam suasana ujian dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan dan mempererat hubungan antar-sesama pegiat karate.
Pelantikan pengurus Lemkari Banjarbaru ini dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum Lemkari Kalimantan Selatan, Ahmad Yani. Proses pelantikan ini merupakan bagian integral dari upaya penguatan struktur organisasi Lemkari di tingkat daerah, sekaligus menjadi landasan untuk pembinaan atlet karate yang lebih profesional dan terstruktur di wilayah Banjarbaru. Dengan kepemimpinan baru yang bersemangat dan visi yang jelas, Lemkari Banjarbaru diharapkan dapat meraih prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang, sambil tetap menjaga nilai-nilai luhur karate seperti disiplin, rasa hormat, dan semangat pantang menyerah.















