Berita PilihanNewsOlahragaSprot

Tim Bulu Tangkis Indonesia, Telan Pil Pahit Setelah Tersingkir di Dubai

×

Tim Bulu Tangkis Indonesia, Telan Pil Pahit Setelah Tersingkir di Dubai

Sebarkan artikel ini
Tim bulu tangkis Indonesia kembali harus gigit jari di turnamen beregu setelah tersingkir di babak perempat final Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2023 akhir pekan lalu di Dubai, Uni Emirat Arab. (Foto: Ali)

Alreinamedia.com-Tim bulu tangkis Indonesia kembali harus gigit jari di turnamen beregu setelah tersingkir di babak perempat final Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2023 akhir pekan lalu di Dubai, Uni Emirat Arab.

Menurut Kepala Bidang Pegembangan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky, Selas (21/2/23) para pemain kurang berani di lapangan dan tak mau mengambil resiko di momen krusial.

Dalam laga perempat final pada Jumat (17/2), Merah Putih harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor akhir 1-3.

Satu-satunya kemenangan tim Indonesia hanya diraih oleh Chico Aura Dwi Wardoyo di tunggal putra, sementara tiga kekalahan diderita oleh pasangan gand putra peringkat 1 dunia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto, pasangan ganda putri, Apriyani Rahayu / Siti Fadia Silva Ramadhanti , serta tunggal putri, Putri Kusuma Wardani.

Baca Juga :  Ancaman Pisau Ibu: Cermin Tragis Perilaku Anak

Yang juga jadi penyebab kegagalan, pemain kita kurang berani, kurang nekat, dan juga kadang kurang sabar. Harusnya, kalau lawan bermain nekat, pemain kita harus lebih nekat,”kata Rionny Mainaky, melalui keterangan persnya pada Minggu (19/2) petang.

“Kalau lawan bermain berani, pemain kita juga harus jauh lebih berani lagi. Tetapi tak hanya nekat dan berani di lapangan. Pemain kita juga harus bisa mengatasinya dengan bermain lebih pintar dan cerdik,” Rionny, menambahkan.

Meski gagal mencapai babak semifinal dan lolos langsung ke Piala Sudirman lewat jalur kualifikasi, Merah Putih masih bisa tampil di kejuaraan Beregu Campuran paling bergengsi itu pada Mei mendatang di Suzhou China lewat jalur ranking dan akan berupaya untuk membawa pulang kembali piala yang namanya diambil dari Bapak Bulu Tangkis Indonesia itu. (Ali)

Redaktur: Arizki