Bukittinggi

Walikota Bukittinggi Presentasi Sekolah Keluarga

×

Walikota Bukittinggi Presentasi Sekolah Keluarga

Sebarkan artikel ini

Bukittinggi – Walikota Ramlan Nurmatias didampingi Sekretaris Daerah, Asisten I dan II, Ketua TP PKK dan SKPD dihadapan tim panelis independen Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) memprestasikan sekolah keluarga sebagai tahapan wawancara melalui zoom meeting di Bukittinggi Command Center, Selasa (14/7/2020).

Kota Bukittinggi menuju Top 45 dalam inovasi pelayanan publik tahun 2020 telah berhasil masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dengan inovasi Sekolah Keluarga yang merupakan hasil seleksi dari 2.250 proposal inovasi yang terdiri dari 2.126 proposal kelompok umum, 33 proposal kelompok replikasi dan 91 proposal kelompok khusus.

Di hadapan tim panelis independen yang dimoderatori oleh JB.Kristiadi, Ramlan Nurmatias menjelaskan secara rinci munculnya inovasi Sekolah Keluarga yang berawal dari ide ketua TP PKK sebagai jalan keluar untuk menjawab tingginya persoalan sosial di masyarakat.

“Sekolah Keluarga merupakan wadah untuk mendidik anggota keluarga dalam mengembalikan fungsi keluarga agar ketahanan keluarga menjadi kuat, sakinah, mawaddah dan warrahmah sehingga keluarga tidak mudah terjerumus kedalam permasalahan sosial dan sekaligus memutus mata rantai berbagai permasalahan sosial tersebut,” ujar Wako Ramlan. Seperti di kutip dari hariansinggalang

Baca Juga :  Yuen Karnova Resmi Menjadi Plh Wali Kota Bukittinggi

Di samping itu Ramlan juga menjelaskan dampak positif dari Sekolah Keluarga yang dirasakan ditengah masyarakat secara signifikan seperti pada tahun 2017 terjadi kekerasan terhadap anak sebanyak 42 kasus pada tahun 2019 menjadi 24 kasus, kriminalitas pada than 2017 sebanyak 434 kasus pada 2019 menjadi 275 kasus, balita stunting pada tahun 2017 sebanyak 24,4% pada tahun 2019 menjadi 17,4% begitupun dengan menurunnya angka perceraian, menurunnya kasus HIV/AIDS, dilaksanakan isbat nikah kepada sejumlah pasangan yang perkawinannya belum memperoleh legalitas dan disamping itu dengan Sekolah Keluarga telah memunculkan 20% pada tahun 2019 wirausaha baru.

Salah seorang panelis R.Siti Zuhro mengapresiasi dan mendorong Sekolah Keluarga menjadi semacam upaya untuk membangun smart people yang lebih berintegritas tinggi yang tentunya bernuansa local heritage yang kuat. “kalau ini bisa dibangun lalu menyertakan kebersamaan pada dasarnya masyarakat inovasi ini kita harapkan bisa lolos ikut kompetisi dilevel internasional, karena syarat dengan local heritage, local culture dan local values-nya,”ujar Siti Zuhro.

Baca Juga :  Apel Akbar HUT PGRI Kota Bukittinggi

Senada dengan Siti Suro panelis, Rudy.S dari KASN mengatakan bahwa Sekolah Keluarga ini merupakan inovasi yang luar biasa, bisa memberikan pembelajaran bagaimana menjadi seorang ayah, menjadi seorang ibu dan bagaimana menjadi seorang anak, ini suatu hal yang penting.

“Berdasarkan pengalaman saya pribadi untuk menjadi seorang ayah dan suami hanya bisa dengan sendirinya, ini suatu nuansa yang sangat baik Sekolah Keluarga kita jadikan sebuah pembelajaran yang komprehensif dan menyeluruh sehingga seseorang siap menjadi seorang suami, ayah maupun sebagai anak, saya percaya Negara yang hebat itu membutuhkan keluarga yang kuat,” terangnya.

Kemudian setelah para panelis mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang dijawab dengan tegas oleh Ramlan. (basa)