Ekonomi

16 Ide Bisnis Pasangan Muda yang Bisa Dicoba

×

16 Ide Bisnis Pasangan Muda yang Bisa Dicoba

Sebarkan artikel ini

Ide Usaha untuk Pasangan Baru yang Bisa Dicoba

Setelah menikah, pasangan tentu ingin memiliki kondisi keuangan yang stabil. Kebutuhan hidup dan pengeluaran setelah menikah biasanya lebih besar dibanding sebelumnya. Jika hanya mengandalkan pendapatan dari satu pihak, mungkin tidak cukup. Untuk mengatasi hal ini, penting untuk merencanakan keuangan dengan matang, salah satunya dengan membuka bisnis sampingan bersama pasangan.

Berikut beberapa ide usaha yang bisa dicoba oleh pasangan baru:

  • Bisnis kuliner

    Makanan merupakan kebutuhan pokok semua orang, sehingga ide usaha dalam bidang ini selalu populer. Kamu dan pasangan bisa memulai bisnis dengan membuka warung makan sederhana, menjual makanan ala kaki lima, kuliner kekinian, makanan sehat, atau jajanan 1000-an.

  • Produk kerajinan tangan atau handmade

    Jika kamu dan pasangan senang berkreasi, coba buka usaha barang kerajinan tangan atau handmade. Beberapa ide usaha produk kerajinan yang bisa dibuat, yaitu lilin aromaterapi, kerajinan sabun, kreasi rajutan, aksesoris buatan tangan, t-shirt, merchandise cetak, dan kerajinan tangan lainnya.

  • Bisnis minuman kekinian

    Bisnis minuman kekinian sedang ramai digandrungi masyarakat, terutama generasi muda. Harganya yang terjangkau dan aneka pilihan rasa menjadi daya tarik tersendiri. Rekomendasi bisnis minuman kekinian, misalnya minuman boba, minuman coklat, kopi susu kekinian, cheese tea, thai tea, es jelly buah, dan cappucino cincau.

  • Usaha katering

    Jika kamu atau pasangan memiliki keahlian memasak dan menu andalan, peluang bisnis ini sangat menjanjikan. Sebagai permulaan, kamu bisa membuka katering untuk acara ulang tahun, acara selamatan di rumah, katering makan siang kantor, hingga katering makanan sehat atau diet.

  • Membuka coffee shop

    Membangun sebuah bisnis bisa bermula dari kegemaran atau kesukaan terhadap suatu hal, seperti kopi. Kegemaran tersebut bisa kamu realisasikan dengan membuka bisnis coffee shop sendiri. Apalagi, kamu pasti sudah merasakan beragam jenis kopi sehingga memudahkanmu membuat menu kopi yang enak.

  • Content creator

    Ada banyak content creator yang kita lihat di media sosial merupakan pasangan yang sudah menikah. Konten-konten yang dibagikan sangat bervariasi, mulai dari daily vlog, tips and trik, review produk atau makanan, story telling, atau yang lainnya.

  • Bisnis retail

    Pengertian ritel tidak hanya seputar transaksi penjualan barang atau jasa oleh bisnis besar saja. Contoh bisnis ritel adalah warung sembako, toko kelontong, agen makanan, minimarket, warehouse, ritel internet, atau jenis jualan eceran lainnya.

  • Usaha pakaian

    Usaha pakaian juga merupakan ide usaha yang tidak pernah mati. Sama seperti makanan, pakaian merupakan salah satu kebutuhan setiap makhluk hidup. Kamu bisa menjual beragam jenis pakaian bersama pasangan, misalnya pakaian muslim, pakaian bekas (thrift shop), pakaian tidur, dan pakaian anak.

  • Bisnis tanaman

    Selama pandemik COVID-19, banyak orang mulai tertarik dengan tanaman hias. Kesempatan ini bisa kamu jadikan peluang untuk menambah penghasilan bersama pasangan. Selain tanaman hias, kamu juga bisa menekuni bisnis tanaman lain, seperti tanaman herbal, tanaman hidroponik, sayuran, tanaman buah, hingga tanaman terrarium. Tanaman terrarium adalah tanaman hias yang ditanam di wadah kaca, mika, atau plastik transparan.

  • Bisnis produk white label

    Produk white label adalah produk yang sengaja diproduksi tanpa merek atau label putih. Sehingga, pihak lain bisa menjualnya lagi dengan memberikan mereknya sendiri. Bagi pengantin baru yang mungkin tidak punya waktu untuk memproduksi produk dari awal, bisa memanfaatkan produk white label ini. Pilihlah jenis produk yang ingin dijual, disesuaikan dengan target pasar yang dituju.

  • Bisnis daur ulang

    Jika kamu dan pasangan ingin menyebarkan kampanye cinta lingkungan dan di saat yang sama juga ingin punya penghasilan sampingan, bisnis daur ulang adalah solusi yang tepat. Kamu bisa mendaur ulang sampah-sampah yang ada di sekitar mu menjadi barang bermanfaat yang bisa digunakan kembali. Misalnya mendaur ulang botol plastik menjadi pot tanaman gantung atau tempat pensil, mendaur ulang ban bekas menjadi kursi atau meja, dan mendaur ulang kardus menjadi kotak tisu atau pigura foto.

  • Jual produk fashion

    Tren fashion di seluruh dunia cepat berubah setiap waktunya. Hal itu yang membuat industri fashion selalu banyak peminatnya dan tak pernah sepi. Beberapa produk fashion yang sering laku di pasaran, yaitu tas, sepatu, aneka macam aksesoris seperti jam, gelang, hiasan rambut, dan sebagainya.

  • Bisnis peralatan rumah tangga

    Sebagai pengantin baru, rasa-rasanya bisnis satu ini sangat cocok dijalankan bersama. Peralatan rumah tangga selalu dibutuhkan setiap hari dan banyak supplier murah dengan berbagai pilihan produk sehingga modalnya terjangkau. Produk peralatan rumah tangga yang bisa kamu jual, diantaranya sapu, pengki, alat pel, ember, tempat sampah, kabinet kamar mandi, rak sepatu, bantal dan guling, bedcover, seprai, karpet, dan masih banyak yang lainnya.

  • Bisnis perlengkapan bayi

    Bisnis perlengkapan bayi mulai dari pakaian bayi, alat makan, perlengkapan popok bayi, peralatan mandi, dan produk perawatan bayi ramai diburu oleh para ibu yang akan atau telah melahirkan. Produk kebutuhan ibu juga cukup tinggi pasarnya, seperti gendongan bayi, stroler, kain, tas, hingga alat pompa ASI.

  • Bisnis dropship

    Jika kamu dan pasangan termasuk orang yang menghabiskan banyak waktu di ponsel, lebih baik kalian berdua membuka bisnis dropship daripada waktu kalian terbuang sia-sia. Apalagi, bisnis dropship ini merupakan bisnis tanpa modal, sehingga cocok dijalani oleh pengantin baru yang belum memiliki banyak modal. Kamu dan pasangan hanya perlu mempromosikan produk dari sebuah brand secara online. Jika ada calon konsumen yang tertarik membeli, maka proses jual beli, termasuk pengiriman akan dilakukan oleh brand. Nantinya, kamu akan mendapat komisi dari produk yang berhasil dipromosikan.

  • Bisnis online

    Di zaman yang serba digital ini, bisnis online memang menjadi alternatif pilihan bisnis yang mudah dijalankan. Berbagai ide usaha yang telah dijabarkan sebelumnya bisa kamu jual secara online. Selain mudah di lakukan karena hanya melalui ponsel, kamu juga tidak membutuhkan modal lebih untuk membuka toko fisik.

Baca Juga :  Laptop Advan, pilihan ekonomis mulai dari Rp2 jutaan untuk siswa dan pekerja harian

FAQ

  1. Kenapa penting bagi pasangan baru untuk mulai usaha bersama setelah menikah?

    Karena setelah menikah, kebutuhan dan pengeluaran akan bertambah, dan mengandalkan satu sumber pendapatan mungkin kurang mencukupi. Dengan membuka usaha bersama, pasangan bisa saling mendukung secara finansial dan mengelola risiko sebagai tim.

  2. Ide usaha apa saja yang direkomendasikan untuk pasangan baru?

    Beberapa ide usaha yang direkomendasikan antara lain: bisnis kuliner, produk handmade, minuman kekinian, jasa katering, coffee shop, content creator, usaha ritel, usaha pakaian, bisnis tanaman, bisnis white label, daur ulang, fashion online, perlengkapan rumah tangga, dropship, serta perlengkapan bayi.

  3. Usaha apa yang cocok jika pasangan baru hanya punya modal kecil?

    Usaha dengan modal kecil seperti dropship, produk handmade, kerajinan tangan, atau content creator direkomendasikan karena tidak memerlukan inventaris besar dan bisa dimulai dari rumah.

  4. Apakah usaha yang disarankan cocok dilakukan secara online?

    Ya, banyak ide usaha dalam daftar tersebut bisa dijalankan secara online, seperti usaha fashion, ritel, dropship, produk white label, atau content creator. Hal ini memudahkan pemasaran dan menjangkau pelanggan lebih luas tanpa harus membuka toko fisik.

  5. Bagaimana cara membagi tugas usaha antar pasangan agar usaha tetap efisien?

    Penting untuk menentukan peran masing-masing sesuai keahlian, misalnya satu fokus produksi/pembuatan, sementara satu lagi mengurus pemasaran atau distribusi. Komunikasi rutin dan pembagian tanggung jawab jelas akan menjaga keseimbangan dan efisiensi usaha.