Ribuan Jamaah Hadiri Haul Guru Danau, Fasilitas Rest Area Disiapkan di Tengah Keterbatasan
AMUNTAI – Peringatan Haul Guru Danau, sebuah acara keagamaan yang sangat dinanti oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah, diperkirakan akan membludak tahun ini. Antusiasme tinggi terlihat dari persiapan yang telah dilakukan, salah satunya di halaman Masjid Riyadhus Shalihin, Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Lokasi ini telah bertransformasi menjadi salah satu rest area utama yang melayani jamaah sejak pagi hari.
H Alfi, selaku koordinator penyelenggara, menyampaikan bahwa persiapan rest area ini telah berjalan intensif. Selama dua minggu terakhir, berbagai bentuk sumbangan, baik berupa bahan makanan pokok maupun donasi tunai, mengalir deras dari masyarakat. Bantuan ini sangat krusial dalam mendukung operasional rest area selama acara berlangsung.
Fasilitas yang disediakan di rest area ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para jamaah. Di area luar pagar masjid, tersedia makanan ringan dan minuman yang mudah dijangkau. Sementara itu, di bagian halaman masjid, disajikan makanan utama yang siap disantap. Selain itu, area parkir yang luas telah disiapkan untuk menampung kendaraan para jamaah, serta tempat istirahat yang memadai.
“Kami juga menyediakan tempat menginap bagi jamaah yang datang dari luar kota. Rencananya, fasilitas ini akan kami buka hingga hari Selasa, untuk terus memberi jamuan kepada jamaah yang datang maupun yang akan pulang,” ujar H Alfi pada hari Senin, 12 Januari 2026. Komitmen penyelenggara untuk memberikan pelayanan terbaik menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyambut para peziarah.
Namun, penyelenggaraan acara akbar ini tidak terlepas dari tantangan. Sebagian besar ruas jalan di Kabupaten HSU saat ini masih terdalam kondisi terendam banjir. Kondisi ini juga melanda lokasi utama peringatan Haul Guru Danau di Kecamatan Danau Panggang, di mana banyak ruas jalan dan halaman rumah warga masih tergenang air.
Meskipun demikian, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Bekerja sama erat dengan aparat kepolisian dan TNI, telah dikerahkan sekitar 350 personel gabungan. Pasukan ini bertugas untuk menjaga dan mengamankan jalannya seluruh rangkaian kegiatan, memastikan acara dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh jamaah.
Penjagaan ekstra juga diberlakukan pada jalur darat dan transportasi air. Mengingat sebagian jamaah mungkin memilih untuk menggunakan jalur sungai sebagai akses utama menuju lokasi acara, aspek keamanan transportasi air menjadi prioritas. Sinergi antara berbagai elemen masyarakat dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam menghadapi kendala geografis dan kondisi alam.
Bupati HSU, Sahrujani, secara langsung melakukan pengecekan di berbagai posko kegiatan. Beliau memastikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dengan matang dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Keterlibatan aktif pimpinan daerah menunjukkan keseriusan dalam menyukseskan Haul Guru Danau serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Persiapan yang matang, dukungan masyarakat yang kuat, serta kerja sama lintas sektoral menjadi modal utama dalam menyelenggarakan Haul Guru Danau yang diperkirakan akan dihadiri oleh puluhan ribu jamaah. Meskipun dihadapkan pada tantangan banjir, semangat kebersamaan dan dedikasi para penyelenggara serta aparat keamanan memastikan bahwa acara ini akan tetap berjalan dengan khidmat dan lancar, memberikan pengalaman spiritual yang berkesan bagi seluruh jamaah yang hadir.














