Berita PilihanKepriNatuna

44.450. 000 Dana BOP PAUD, Jadi Temuan BPK !! Ini Penjelasan Disdik

×

44.450. 000 Dana BOP PAUD, Jadi Temuan BPK !! Ini Penjelasan Disdik

Sebarkan artikel ini

Alreinamedia.com-Natuna, Berdasarkan Laporan Hasil Temuan BPK (LHP) Pada tahun 2021 di Kabupaten Natuna, terdapat Rp 44.450.000 Dana BOP PAUD menjadi temuan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan.

Indra joni selaku kadis Pendidikan Kabupaten Natuna saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jumat (10/6/22) menuturkan terkait temuan dari BPK terhadap dana BOP Paud dengan nilai Rp 44.450.000, hal itu sudah ditindak lanjuti oleh dirinya dengan berkordinasi bersama Inspektorat serta BPKPD dan beliau juga telah memberikan surat teguran kepada TIM BOP, hingga Kepala sekolah untuk menyelesaikan temuan tersebut Terang Indra Joni

“Kemeren kita sudah surati 9 Kepala Sekolah dikabupaten Natuna, terhadap temuan tersebut dan alhamdulilah dari surat teguran tersebut, semuanya sudah menyelesaikannya dengan membuat surat tanggung jawab mutlak, mencicil hingga menyerahkan anggunan serta ada juga yang sudah lunas.

Baca Juga :  Wagub Kepri Saksikan Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD

Selanjutnya Indra Joni juga menyebutkan bahwa ia selaku Kepala Dinas Pendidikan, juga memahami secara admintrasi diseluruh Kepala sekolah yang ada di Kabupaten Natuna, terutama untuk sekolah Pendidikan usia dini SDM-SDM yang ada pada saat ini, sangatlah terbatas sehingga banyak terjadi kesalahan-kesalahan, dalam pengisian SPJ hingga memasukan data kedalam dapodik.

Sehingga hal-hal kecil terkait admintarasi menjadi salah, sehingga menjadi temuan bagi inspektorat dan BPK. Tetapi dengan begitu kami juga tidak tinggal diam upaya-upaya pelatihan turun dikecamatan, setiap tahunnya selalu kami lakukan agar kesalahan-kesalahan itu tidak sampai terjadi Ungkap Indra Joni

Ditempat yang sama pula sulaiman selaku kasi Pendidikan Usia Dini jumat (10/6/22) juga membenarkan akan kurangnya SDM yang mereka miliki, sehingga pengisian data baik SPJ hingga input data dapodik masih banyak sekolah-sekolah yang belum memahinya. Perlu saya tegaskan, bahwa dalam pengisian SPJ hingga input data dapodik itu merupakan tanggung jawab sekolah. Kita di Dinas pendidikan hanya meverifikasi saja dan uangnya pun langsung masuk ke rek Sekolah.

Baca Juga :  Serda Heri: Dari Garang ke Pasrah, Sanksi Berat Intimidasi Penjual Es Kue

Saya juga berharap dengan adanya kejadian ini, baik sekolah-sekolah usia dini, tolong lah orang-orangnya jangan berganti-ganti terus, kami dinas pendidikan terus mengupayakan, memberikan pelatihan pengisian data secara online setiap tahunya dan masih ada saja sekolah, yang masih kurang faham dalam pengisian data tersebut dikarenkan orang-orang pengajar disekolah tersebut yang selalu berganti-ganti Tegas Sulaiman

Hingga berita ini dinaikan awak media ini belum bisa menjumpai Kepala Inspektorat Kabupaten Natuna serta Kepala BPKPD, terkait temuan yang sudah dibayarkan kepada Kas Negara ( Red)