Hiburan

Akun medsos umumkan kematian Dewi Perssik

×

Akun medsos umumkan kematian Dewi Perssik

Sebarkan artikel ini

Penyanyi Dangdut Dewi Perssik Geram Akibat Kabar Hoaks

Penyanyi dangdut ternama, Dewi Perssik atau yang akrab disapa Depe, mengungkapkan rasa kesalnya terhadap sejumlah pengguna media sosial yang menyebarkan kabar hoaks tentang dirinya. Berdasarkan laporan yang diterima, beberapa akun media sosial terlibat dalam penyebaran informasi palsu yang menyatakan bahwa Depe mengalami kecelakaan bermotor dan meninggal dunia.

Dalam beberapa kali siaran langsung (live) di media sosial, sejumlah akun kompak menyebarkan informasi tersebut. Mereka bahkan menampilkan foto Dewi Perssik di layar sambil menyampaikan narasi yang bernuansa duka. Hal ini membuat situasi semakin meresahkan karena informasi tersebut disampaikan secara berulang dan masif.

Fenomena ini menarik perhatian karena dilakukan secara terkoordinasi oleh sejumlah akun. Mereka saling bergantian membuat siaran langsung dengan topik serupa, yakni membahas kronologi kematian Dewi Perssik akibat kecelakaan. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap potensi penyebaran informasi yang menyesatkan.

Menanggapi hal tersebut, Dewi Perssik mengaku kesal, terlebih karena konten itu disiarkan secara langsung dan masif, sehingga berpotensi menyesatkan banyak orang. Ia menyampaikan bahwa beberapa akun live secara massal membahas kronologi kematian dirinya. Meskipun tidak apa-apa jika dibuat dalam bentuk konten biasa, namun ia merasa kesal karena disiarkan secara langsung.

Baca Juga :  Dewa 19 Goyang Karang Birahi: Nostalgia Brebes Bergetar

Pengalaman Tidak Menyenangkan Saat Live

Tak hanya menyebarkan kabar bohong, Depe juga mengaku sempat diundang masuk ke dalam siaran langsung tersebut. Namun, alih-alih mendapatkan klarifikasi, ia justru menerima perlakuan tidak menyenangkan dari mereka. Ia mengungkapkan bahwa saat masuk ke dalam siaran langsung, ia justru dihina dan disebut sebagai kuntilanak atau hantu.

“Kami di-invite tapi giliran aku masuk malah dihina dibilang kuntilanak, dibilang hantu, tapi di sampingnya ada foto aku innalillahi saat mereka live,” kata Dewi Perssik.

Lebih lanjut, sejumlah akun tersebut mengarang cerita detail mengenai kecelakaan yang disebut-sebut menimpa Dewi Perssik. Mereka menggambarkan seolah-olah kendaraan yang ditumpangi sang pedangdut mengalami kerusakan parah. “Mereka jelasin kronologi aku meninggal katanya kecelakaan, mobil aku ringsek,” ungkapnya.

Langkah Hukum yang Diambil

Dewi Perssik mengaku telah mendata sekitar belasan akun media sosial yang terlibat dalam penyebaran informasi hoaks tentang dirinya meninggal dunia. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 16 akun sudah didata dan saat ini sedang berkonsultasi dengan kuasa hukumnya untuk membuat laporan polisi.

Baca Juga :  Apakah Do Eun Hyeok Meninggal di Akhir Drama Siren's Kiss?

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Penyebaran informasi tidak benar, apalagi menyangkut kabar duka, tidak hanya merugikan pihak yang bersangkutan, tapi juga dapat menimbulkan kepanikan dan kesalahpahaman di publik.

Pentingnya Kesadaran Digital

Media sosial memainkan peran penting dalam penyebaran informasi, baik yang benar maupun yang palsu. Dengan adanya kasus seperti ini, masyarakat perlu lebih waspada dan memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Selain itu, pengguna media sosial harus sadar akan dampak yang bisa timbul dari penyebaran informasi yang tidak benar.

Kesadaran akan pentingnya informasi yang akurat dan bertanggung jawab sangat diperlukan dalam era digital saat ini. Setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kepercayaan di ruang maya.