Hiburan

Syok Urus Rumah, Aurel Pernah Minta Cerai Usai Sebulan Nikahi Atta Halilintar: Semua Siap Dihadapi

×

Syok Urus Rumah, Aurel Pernah Minta Cerai Usai Sebulan Nikahi Atta Halilintar: Semua Siap Dihadapi

Sebarkan artikel ini

Pengalaman Awal Pernikahan Aurel Hermansyah yang Penuh Tantangan

Aurel Hermansyah, putri sulung dari pasangan musisi Anang Hermansyah dan Krisdayanti, memilih untuk menikah di usia yang relatif muda. Ia resmi dipersunting oleh YouTuber ternama Atta Halilintar pada 3 April 2021. Saat itu, Aurel berusia 22 tahun, sedangkan Atta berusia 26 tahun. Pernikahan mereka sempat menjadi sorotan publik karena keduanya dikenal sebagai figur publik.

Meskipun awalnya penuh harapan akan kisah cinta yang indah, perjalanan pernikahan Aurel dan Atta tidak selalu mulus. Di balik kebahagiaan yang terlihat di layar, Aurel mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami masa-masa sulit di awal pernikahannya.

Kejutan dan Kesedihan Awal Pernikahan

Aurel mengaku pernah meminta cerai setelah sebulan menikah dengan Atta. Pengakuan ini disampaikan saat ia berbincang dalam podcast Mom’s Corner bersama Nikita Willy. Ia mengatakan bahwa ia merasa syok karena harus mengurus segala hal sendiri, berbeda dengan masa lalu ketika ia masih tinggal bersama orang tua.

Baca Juga :  Peruntungan Zodiak Minggu Ini (9-15 September 2017)

“Jadi awal aku nikah baru 1 bulan aku tuh minta pisah. Sama Atta,” ujar Aurel dalam vlog Nikita Willy Official.

Ia menjelaskan bahwa ia terkejut karena harus mengatur kebutuhan rumah tangga sendiri, termasuk mengelola asisten rumah tangga dan menyiapkan makanan. “Yang di mana dulu karena aku anak pertama, orang tuaku tuh juga apa-apa tuh disiapin… ketika menikah kayak… hah aku harus ngurus semua rumah sendiri, ngurus kayak dari ART, urusan makanan, semua tuh aku harus mikirin,” tambahnya.

Harapan yang Berbeda dengan Realitas

Aurel juga sempat membayangkan reaksi Atta ketika ia menyampaikan permintaan tersebut. Ia berharap Atta akan menahannya seperti adegan romantis di drama Korea. Namun, kenyataannya justru berbeda.

“Karena di bayangan aku drakor gitu. Kayak ketika aku bilang kayak gitu, ‘Jangan dong sayang,’ dipeluk… Hah, ini nggak ada! Tahu nggak, pada saat itu Kak, rasanya tuh kayak ditampar tahu nggak,” cerita Aurel.

Baca Juga :  Pengunjung Ancol Membludak, Jalan Lodan Jakarta Utara Lumpuh

Alih-alih menahan, Atta justru menanggapi permintaan tersebut dengan tenang dan logis. Ia bahkan siap mengantar Aurel pulang ke rumah orang tuanya saat itu juga.

“Dia ngomong, ‘Loh kan kamu tadi minta anterin ke rumah orang tua kamu. Terus sekarang kenapa kamu marah?'” kenang Aurel menirukan ucapan suaminya.

Pembelajaran dan Perubahan

Dari pengalaman tersebut, Aurel mulai belajar menurunkan ego dan memahami arti kerja sama dalam pernikahan. Ia menyadari bahwa membangun rumah tangga membutuhkan kedewasaan dan kesabaran. Atta memberikan teguran yang menyadarkannya tentang realita pernikahan.

“Semua itu bukan kayak di film, please dong,” kata Atta menurut penuturan Aurel.

Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi Aurel. Ia belajar bahwa kehidupan pernikahan tidak selalu sempurna seperti yang digambarkan dalam media. Dengan pengalaman tersebut, ia semakin memahami pentingnya komunikasi dan saling mendukung dalam hubungan.