ASN Tangerang Selatan Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan Budaya Lingkungan
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, telah mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Beliau mendorong para abdi negara ini untuk menjadi teladan utama dan pelopor dalam transformasi budaya lingkungan. Perubahan menuju kota yang bersih, sejuk, dan berkelanjutan, menurut Benyamin, harus berakar dari kalangan pemerintah itu sendiri, melalui penerapan nyata dalam keseharian, terutama dalam aspek pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Benyamin menekankan bahwa langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu akan bertransformasi menjadi kekuatan kolektif yang dahsyat apabila dijalankan bersama-sama. “Kita sudah memiliki gambaran solusi ke depan. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan peloporan dan contoh dari kita semua,” ujar Benyamin dalam sebuah pernyataan tertulis.
Langkah Konkret: Pembuatan Lubang Biopori dan Pengurangan Plastik
Sebagai wujud nyata dari komitmen ini, Benyamin secara khusus meminta seluruh ASN di Kota Tangerang Selatan untuk menginisiasi pembuatan lubang biopori di kediaman masing-masing. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan sampah organik langsung dari sumbernya.
- Pembuatan Lubang Biopori:
- Setiap ASN diminta untuk membuat biopori dengan diameter antara 12 hingga 20 sentimeter, yang ukurannya dapat disesuaikan dengan ketersediaan lahan di rumah.
- Tujuan utama dari biopori adalah mengembalikan sampah organik rumah tangga ke dalam bumi agar terurai secara alami, sehingga tidak menambah beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
- Benyamin menegaskan bahwa pembuatan biopori harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. Jumlah biopori yang dibuat disesuaikan dengan kondisi lahan, bisa satu, dua, atau lebih.
Selain biopori, Benyamin juga mendorong para ASN untuk secara proaktif membangun kebiasaan baru yang berfokus pada pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
- Pengurangan Plastik Sekali Pakai:
- Ini mencakup upaya untuk mengurangi penggunaan botol minum plastik sekali pakai.
- Wadah makanan plastik juga menjadi sasaran utama dalam pengurangan ini.
- Mengganti kantong plastik dengan tas kain atau wadah guna ulang lainnya adalah langkah konkret yang dianjurkan.
Benyamin berharap agar inisiatif ini menjadi upaya sistematis untuk mengubah pola perilaku ke arah yang lebih baik, serta dilakukan dengan penuh kesadaran tanpa memerlukan pengawasan atau pelaporan yang ketat. “Tapi jadi upaya kolektif untuk bersama-sama membuat Tangerang Selatan menjadi kita yang sejuk dan membumi,” tegasnya.
Budaya Bersih Dimulai dari Internal Pemerintah
Wali Kota Benyamin Davnie menekankan prinsip fundamental bahwa perubahan budaya bersih harus dimulai dari lingkungan pemerintahan itu sendiri sebelum diperluas ke masyarakat umum. Beliau menjelaskan bahwa berbagai instrumen hukum telah disiapkan untuk memberikan landasan yang kuat bagi pembiasaan budaya bersih ini.
Lebih lanjut, dalam perspektif jangka panjang, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus menata sistem pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Upaya ini mencakup berbagai strategi, antara lain:
Pengolahan Sampah Menjadi Energi:
- Memajukan teknologi dan sistem untuk mengubah sampah menjadi sumber energi yang terbarukan.
- Ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi bersih.
Penghijauan Lingkungan Kota:
- Meningkatkan luasan area hijau di seluruh wilayah Tangerang Selatan.
- Penanaman pohon dan revitalisasi ruang terbuka hijau akan terus digalakkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri dan nyaman.
Benyamin Davnie menyuarakan optimisme bahwa gerakan yang dimulai dari langkah-langkah kecil di tingkat rumah tangga, lingkungan, kelurahan, hingga kecamatan, akan memiliki dampak yang signifikan apabila dijalankan secara kolektif. “Kita mengajak semua pihak untuk menata kembali lingkungan kita, lakukan inisiatif-inisiatif kecil, jika kita lakukan bersama, ini akan menjadi gebrakan besar untuk menjadikan Tangerang Selatan lebih hijau, asri, dan nyaman,” pungkasnya.















