Truk Pengangkut Ayam Terguling Akibat Muatan Tersangkut Dahan Pohon di Bondowoso
Bondowoso – Sebuah insiden lalu lintas yang melibatkan sebuah truk pengangkut ayam terjadi di Jalan Raya Letjen S. Parman, Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso pada Sabtu malam, 31 Januari 2026. Kecelakaan tunggal ini bermula ketika muatan truk tersebut tersangkut pada dahan pohon di tepi jalan, menyebabkan kendaraan berat itu kehilangan keseimbangan dan akhirnya menabrak tembok sebuah toko modern.
Menurut keterangan dari Kanit Laka Satlantas Bondowoso, Ipda Abdillah Muchtar, truk dengan nomor polisi M 9624 VD tersebut sedang dalam perjalanan mengangkut boks-boks berisi ayam. Saat melintas di lokasi kejadian, diduga bagian muatan truk tersangkut pada dahan pohon yang menjuntai di atas jalan. Peristiwa ini sontak membuat truk oleng ke arah kanan.
“Oleng terus tabrak tembok,” ujar Ipda Abdillah Muchtar, menggambarkan secara singkat kronologi kejadian.
Kecelakaan ini, meskipun tergolong parah karena menabrak bangunan, tidak menimbulkan korban jiwa. Pengemudi truk, yang diidentifikasi bernama Satuji dan berasal dari Kabupaten Mojokerto, dilaporkan selamat dari insiden tersebut.
Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta. Kerusakan terjadi pada tembok toko modern yang ditabrak oleh truk. Pihak kepolisian menyatakan bahwa pengemudi truk dan pemilik toko modern telah mencapai kesepakatan damai dan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
Proses Evakuasi dan Penanganan Arus Lalu Lintas
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa proses evakuasi truk berlangsung cukup rumit. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso turut dikerahkan untuk membantu. Petugas harus melakukan pemotongan terhadap beberapa dahan kayu pohon yang tersangkut pada muatan truk, guna membebaskan kendaraan dari posisi yang terjepit.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Raya Letjen S. Parman sempat mengalami kemacetan. Namun, berkat kesigapan tim Lalu Lintas (Lantas) yang segera terjun ke lokasi, arus kendaraan berhasil dikendalikan dan diurai, sehingga situasi kembali normal seiring dengan selesainya penanganan.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan kondisi jalan dan potensi bahaya yang ada, terutama bagi para pengemudi kendaraan besar. Ketinggian muatan, kondisi pepohonan di pinggir jalan, dan faktor cuaca selalu menjadi pertimbangan penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.
Faktor-faktor yang Berpotensi Memicu Kecelakaan Serupa:
- Ketinggian Muatan yang Tidak Sesuai: Kendaraan berat yang membawa muatan dengan ketinggian melebihi batas aman sangat rentan tersangkut, terutama di area perkotaan atau jalan yang memiliki banyak pohon rindang.
- Kondisi Pohon di Pinggir Jalan: Dahan pohon yang terlalu rendah atau menjuntai ke badan jalan dapat menjadi ancaman serius bagi kendaraan yang melintas, khususnya truk dengan dimensi tinggi.
- Faktor Pengemudi: Kelelahan, kurangnya perhatian terhadap rambu-rambu, atau kecepatan yang tidak sesuai kondisi jalan dapat memperburuk situasi ketika terjadi hambatan tak terduga.
- Kondisi Cuaca: Hujan deras atau angin kencang dapat mengurangi jarak pandang dan membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan jika terjadi masalah seperti muatan tersangkut.
Kasus ini menekankan perlunya koordinasi antara pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan pemilik pohon, untuk melakukan pemangkasan rutin terhadap dahan-dahan pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.















