PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memenuhi kebutuhan transaksi tunai masyarakat dalam menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Bank Mandiri mengalokasikan dana tunai sebesar Rp25 triliun secara net.
Alokasi dana ini menunjukkan peningkatan sebesar 5,8% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri untuk memastikan kelancaran layanan perbankan bagi seluruh masyarakat selama periode transaksi puncak di akhir tahun.
Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, peningkatan alokasi dana ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan transaksi nasabah selama periode Natal dan Tahun Baru 2026. “Kami memperkirakan transaksi nasabah pada periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026 akan mengalami peningkatan. Karena itu, kami memperkuat sinergi antara jaringan cabang dan layanan digital untuk menjaga ketersediaan uang tunai serta menghadirkan layanan transaksi yang lancar dan aman,” ujarnya.
Dari total dana tunai yang dialokasikan, sebagian besar akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian di sekitar 12.958 ATM/CRM Bank Mandiri, dengan perkiraan kebutuhan mencapai sekitar Rp2 triliun.
Bank Mandiri memprediksi puncak kebutuhan pengisian uang tunai di ATM akan terjadi pada H-1 Hari Raya Natal dan H-1 Tahun Baru 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan transaksi di jaringan ATM dan EDC, perseroan telah menyiapkan langkah-langkah preventif.
Saat ini, Bank Mandiri mengoperasikan 12.958 unit ATM/CRM yang terhubung ke berbagai jaringan, termasuk ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima, dan Visa/Plus, yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, Bank Mandiri juga memiliki 290 Customer Service Machine (CSM).
Selain transaksi melalui ATM, Bank Mandiri juga memproyeksikan peningkatan transaksi melalui mesin EDC, termasuk transaksi QRIS, seiring dengan pembagian THR dan peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Natal. Untuk mendukung transaksi non-tunai, Bank Mandiri telah menyiapkan lebih dari 307.000 jaringan EDC.
Tidak hanya menyiapkan uang tunai, Bank Mandiri juga menyediakan uang elektronik e-money sebanyak 956.250 kartu yang didistribusikan ke seluruh Indonesia. Selain itu, layanan Call Center 14000 dan Live Chat MITA di akun resmi WhatsApp (+62 811-84-14000) juga disiagakan untuk memberikan dukungan kepada nasabah selama masa liburan.
Bank Mandiri juga memastikan kesiapan penuh ekosistem digital banking, termasuk Super App Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, SMS Banking, dan Call Center 14000. Hal ini bertujuan agar nasabah dapat melakukan transaksi keuangan dengan mudah, kapan pun dan di mana pun.
Imbauan Keamanan Transaksi Digital
Bank Mandiri mengimbau kepada seluruh nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi saat melakukan transaksi digital banking. Nasabah diminta untuk berhati-hati dalam memberikan data rahasia kepada pihak manapun yang mengatasnamakan Bank Mandiri.
Bank Mandiri menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta kerahasiaan data nasabah, termasuk nomor kartu, OTP (One-Time Password), CVV (Card Verification Value), CVC (Card Verification Code), dan informasi sensitif lainnya.
Selain itu, nasabah juga diimbau untuk tidak mudah terpancing untuk mengklik atau menginstal file dengan format APK (Android Package Kit) yang mencurigakan. Tindakan ini dapat membahayakan keamanan data pribadi dan finansial nasabah.
Ringkasan Persiapan Bank Mandiri Menyambut Nataru 2026:
- Alokasi Dana Tunai: Rp25 triliun (net)
- Peningkatan Alokasi: 5,8% dibandingkan tahun sebelumnya
- Jumlah ATM/CRM: 12.958 unit
- Jaringan ATM: Terhubung ke ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima, dan Visa/Plus
- Jumlah EDC: Lebih dari 307.000 unit
- Uang Elektronik e-money: 956.250 kartu
- Layanan Dukungan: Call Center 14000 dan Live Chat MITA (+62 811-84-14000)
- Ekosistem Digital Banking: Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, SMS Banking, dan Call Center 14000
Dengan persiapan yang matang ini, Bank Mandiri berharap dapat memberikan layanan perbankan yang optimal dan mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

















