Keleluasaan Penerimaan THR 2026 untuk Pensiunan PNS: Panduan Lengkap
Kabar gembira bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebagaimana pegawai aktif, para purnabakti ini dipastikan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun 2026. Komponen THR yang akan diterima mencakup pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tambahan penghasilan. Meskipun demikian, rincian besaran pasti dari THR ini masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah, yang biasanya dirilis mendekati momen Idulfitri.
Bagi para pensiunan, proses pengecekan status pencairan THR kini dibuat semakin praktis dan tidak lagi mengharuskan antrean panjang di bank atau ketergantungan pada layanan perbankan digital. Ada beberapa metode mandiri yang dapat dimanfaatkan untuk memastikan dana THR telah masuk ke rekening.
Cara Mudah Cek Penerimaan THR Pensiunan
Memahami kebutuhan akan kemudahan akses informasi, pemerintah dan lembaga terkait telah menyediakan berbagai platform yang dapat diakses oleh pensiunan untuk memantau pencairan THR mereka. Berikut adalah beberapa cara yang bisa ditempuh:
Melalui Laman Resmi TOOS (Taspen One Hour Online Service)
Layanan ini memungkinkan pensiunan untuk mengakses informasi dana pensiun secara daring.- Buka peramban (browser) pada perangkat seluler Anda.
- Akses laman resmi TOOS Taspen di
https://tos.taspen.co.id/. - Lakukan login menggunakan Nomor Pensiun (Notas) atau Nomor Induk Pegawai (NIP) Anda.
- Navigasikan ke menu “Estimasi Manfaat” atau “Pembayaran Bulan Ini”.
- Di bagian ini, Anda akan menemukan rincian lengkap mengenai dana yang telah dicairkan. Penting untuk dicatat bahwa slip pembayaran THR biasanya akan disajikan secara terpisah dari pembayaran gaji pensiun bulanan reguler.
Melalui Aplikasi Taspen Mobile
Bagi yang lebih menyukai penggunaan aplikasi, Taspen menyediakan aplikasi mobile yang dapat diunduh.- Unduh aplikasi Taspen Mobile dari platform unduhan aplikasi resmi seperti Play Store atau App Store.
- Setelah terpasang, masuklah menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Periksa rincian pembayaran Anda melalui fitur histori atau fitur rincian gaji yang tersedia dalam aplikasi.
Pengecekan Melalui Layanan SMS Banking (Bagi yang Memiliki M-Banking)
Bagi pensiunan yang juga merupakan nasabah bank dan telah mengaktifkan layanan mobile banking, pengecekan THR dapat dilakukan dengan lebih cepat melalui SMS Banking. Berikut adalah panduan untuk beberapa bank yang umum digunakan:
Cara Cek di BRI (Bank Rakyat Indonesia)
Layanan SMS Banking BRI menawarkan kemudahan untuk memantau saldo.- Buka aplikasi SMS di ponsel Anda.
- Ketik format pesan:
SALDO(spasi)PINAnda. - Kirimkan pesan tersebut ke nomor tujuan
3300. - Anda akan menerima balasan SMS yang berisi informasi saldo rekening Anda.
- Pastikan pulsa Anda mencukupi untuk pengiriman SMS dan layanan SMS Banking BRI Anda telah aktif.
Cara Cek Saldo di Bank Mandiri
Nasabah Bank Mandiri dapat memanfaatkan fitur SMS untuk mengecek saldo.- Buka aplikasi pesan singkat di ponsel Anda.
- Ketik format pesan:
SAL(spasi) diikuti dengan 4 digit terakhir nomor rekening Anda (contoh:SAL 1 XXXX). - Kirimkan pesan tersebut ke nomor tujuan
3355. - Anda akan menerima balasan SMS yang menampilkan saldo terakhir rekening Anda.
Cara Cek Saldo di BNI (Bank Negara Indonesia)
Pengguna Bank Negara Indonesia juga dapat melakukan pengecekan saldo melalui SMS.- Buka aplikasi SMS di ponsel Anda.
- Ketik format pesan:
SAL. - Kirimkan pesan tersebut ke nomor tujuan
3346. - Setelah menerima balasan, Anda akan diminta untuk membalas kembali dengan memasukkan angka
2diikuti denganPINAnda. - Notifikasi saldo rekening Anda akan segera diterima melalui SMS.
Jadwal Pencairan THR: Akselerasi Menjelang Ramadan 2026
Pemerintah telah mengkonfirmasi kesiapan untuk menyalurkan dana yang signifikan, diperkirakan mencapai Rp 55 triliun, untuk pencairan THR bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Menanggapi pertanyaan mengenai jadwal pencairan, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menyatakan upaya agar pencairan THR dapat dilakukan di awal bulan Ramadan 2026. “Sudah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya yang jelas. Di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” ujar Purbaya dalam sebuah pernyataan.
Strategi percepatan belanja negara, termasuk pencairan THR, merupakan salah satu instrumen fiskal utama yang disiapkan pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sejak awal tahun. Tujuannya adalah untuk meningkatkan likuiditas di masyarakat secara langsung, yang diharapkan akan mendorong peningkatan belanja konsumsi.
“Jadi kita keluarkan semua belanjanya mungkin di bulan pertama untuk memastikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi masih akan berkelanjutan,” jelas Purbaya.
Selain THR, pemerintah juga tengah mempersiapkan berbagai stimulus ekonomi lainnya. Ini termasuk percepatan program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis, penanganan dampak bencana melalui rehabilitasi, serta paket stimulus ekonomi tambahan. Total belanja negara pada awal tahun 2026 diproyeksikan akan mencapai angka yang substansial, yakni Rp 809 triliun.
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan fiskal tahun ini akan tetap bersifat ekspansif guna mengejar target pertumbuhan ekonomi yang lebih ambisius dari asumsi yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Pertumbuhan ekonomi kita di APBN tahun ini 5,4 persen, tapi saya akan coba dorong ke arah 6 persen. Saya bayarnya dari situ,” pungkas Purbaya, menunjukkan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.



















